14 Tahun Warga Pesisir Cemarajaya Diterjang Rob - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » 14 Tahun Warga Pesisir Cemarajaya Diterjang Rob

14 Tahun Warga Pesisir Cemarajaya Diterjang Rob

Written By ayah satria on Kamis, 02 Maret 2017 | 16.44.00

CIBUAYA, RAKA - Gelombang pasang dan angin kencang, menjadi anacaman yang serius bagi masyarakat Desa Cemarajaya yang rumahnya berada tepat dibibir pantai, pasalnya bencana abrasi tidak pernah absen menerjang pemukiman warga setempat setiap tahunnya. Hal itu disebabkan oleh air laut yang semakin meninggi dan semakin mendekat dengan pemukiman warga sejak tahun 2003 silam.
Warga Dusun Cemara 2, Desa Cemarajaya, Muhammad Darsa (57), mengatakan, ancaman air rob sudah bisa dipastikan datang lagi untuk tahun ini. Pasalnya, hal itu sudah menjadi langganan warga setempat setiap tahunnya. "Biasanya kalau bulan Januari itu emang ada air rob, cuma tidak terlalu besar, yang biasa besar itu bulan 3 sekarang, dilanjutkan dengan bulan 5 dan bulan 7 mendatang," katanya, kepada Radar Karawang, Rabu (1/3) kemarin.
Dikatakannya, air rob yang sekarang menjadi ancamana warga Cemara tersebut terjadi 14 tahun silam. Sebelumnya, yakni pada tahun 1979 saat ia baru mendirikan rumah tersebut, rumahnya berada jauh dari bibir pantai. "Pas saya pertama pindah ke sini, untuk bisa ke pantai itu memerlukan waktu satu jam perjalan dengan berjalan kaki, diawali tahun 2003, gak tau penyebabnya air itu malah hampir rapat dengan rumah kami," kata dia.
Adapun untuk menghadapi musim rob yang akan datang, lanjutnya, ia sudah menyatakan pasrah dan hanya menunggu relokasi yang disiapkan pemerintah. Tidak seharusnya masyarakat di diamkan tinggal di tempat yang jelas-jelas berbahaya. "Kalau memenag menanggapi mah pemerintahnya, kami ingin segera direlokasi sebelum abrasi menghantam harta benda kami, lebih-lebih nyawa kami, karena kemungkinan terjadinya air rob besar itu hampir 90%, namun tetap kalau kenginan mah jangan sampai terjadddi," harapnya.
Hal senada dikatakan Kamdi waga setempat, sir rob yang menerjang bulan kemarin dan dinilai masih kecil sudah menghancurkan banyak rumah, apalagi untuk bulan maret sekarang. Mengingat air rob yang menerjang tahun sebelumnya sudah banyak memakan korban, tidak sedikit rumah yang hancur akibat terjangan air rob. "Bulan kemarin saja ditetangga ada 5 rumah, belum lagi yang lain, padahal air rob krmarin gak seberapa dengan kejadian rob tahun kemarin," pungkasnya. (mg3)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template