USBN SMA Gunakan Pengawas Silang - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » USBN SMA Gunakan Pengawas Silang

USBN SMA Gunakan Pengawas Silang

Written By Mang Raka on Kamis, 23 Februari 2017 | 12.30.00

TELAGASARI, RAKA - Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) SMA digelar setelah pelaksanaan UN ditahun-tahun sebelumnya. Namun, tahun ini, USBN digelar sebelum pelaksanaan UN yaitu 20-23 Maret mendatang.

Berhubung UN sudah berbasis komputer yang tanpa pengawasan silang, Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Karawang mewacanakan pengawasan silang antar sekolah dalam pelaksanaan USBN. Kondisi ini berbeda dengan pelaksanaan USBN di SMK yang tidak menggunakan pengawasan silang ditahun ini. Wakasek Kurikulum SMAN 1 Telagasari, Lukman Effendi mengatakan, USBN digelar 20-23 Maret nanti sebelum pelaksanaan UNBK.
Beda dengan tahun sebelumnya yang biasa digelar setelah UN, USBN kali ini lebih dulu diselenggarakan. Jika dulu UN manual masih menggunakan pengawas silang antar SMA ke SMA, saat ini diakui Lukman, dialihkan rencananya di USBN untuk pengawasan silang tersebut. Hanya saja, pihak sekolah tidak tahu menahu sumber anggaran dan porsinya untuk pengawasan silang USBN tersebut jika memang dilakukan, karena Pemetaan guru SMA yang satu dengan SMA yang lain saja belum dilakukan pihak MKKS.
Baginya, USBN dengan pengawas silang tidak bermasalah, karena efek nilai dan pelaksanaan bagi siswanya lebih murni. Namun pihak tuan rumah diakui Lukman, harus menyiapkan segala sesuatunya, begitupun pngawasan internal, pihaknya setuju saja karena mungkin bisa lebih efisien. "Belum diputuskan, baru dengar USBN dengan pengawas silang, anggarannya dari mana juga kita belum tahu," ungkapnya.
Mata pelajaran di USBN sebut Lukman, adalah Agama, PKN, Sejarah, dan 3 Mata Pelajaran Peminatan, tentu saja soal juga akan bebeda antara SMA yang masih dengan kurikulum KTSP 2006 dengan yang Kurtilas, karena SMA Telagasari ini sudah Kurtilas dan meluluskan 1 angkatan hasil Kurtilas. Dirinya berharap,  baik USBN dan UNBK sekalipun bisa berjalan lancar. "USBN kita yang Kurtilas mungkin beda dengan yang KTSP," ujarnya.
Senada diungkapkan Wakasek Kurikulum SMAN 1 Tempuran, Melvi Andayani, pelaksanaan USBN kabar dari MKKS akan menggunakan pengawas silang seperti UN ditahun sebelumnya, sementara di Pos kebijakan edaran Provinsi sendiri, tidak ada pos anggarannya untuk pengawasan USBN ini harus silang. "Hasil rapat katanya pengawasan silang. Sementara
Provinsi tidak mengatur soal kepengawasan ini, kita menunggu kepastian Mkks dulu," ujarnya.
Guru SMK Iptek Cilamaya, Ali Yunus ST mengungkapkan, bagi SMK USBN hasil kesepakatan MKKS SMK akan dilaksanakan dengan pengawas internal dari guru-guru sekolah sendiri, artinya untuk SMK sebut Ali, tidak ada USBN dengan Pengawas silang. "Kalau SMK tidak menggunakan pengawas silang, UNBK juga sekarang menggunakan Protor dan Operator saja kan," pungkasnya.
Sementara itu, dikirimi pesan singkat terkait kepengawasan silang USBN yang direncanakan, Sekretaris MKKS SMA, Suandi S.pd  tidak memberikan balasannya sampai berita ini ditulis, begitupun dengan Ketua MKKS SMA Dwi S.pd. (rud)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template