Ujian Nasional Bikin Keder - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » , » Ujian Nasional Bikin Keder

Ujian Nasional Bikin Keder

Written By Mang Raka on Rabu, 08 Februari 2017 | 12.00.00

Pinjam Laptop Siswa, Menumpang di Sekolah Lain

CIKAMPEK, RAKA - Semangat Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) sangat positif, diantaranya untuk menekan ketidakjujuran siswa saat mengerjakan soal ujian.
Namun, apa jadinya jika sarana di sekolah tidak memadai.
Berdasarkan penelusuran Radar Karawang di Cikampek. Ada beberapa sekolah yang dipaksakan menggelar UNBK. Seperti di SMAN 1 Cikampek, pihak sekolah terpaksa meminjam laptop siswa. Humas SMAN 1 Cikampek, Drs Jantes S,M.Pd beralasan, hal itu untuk menambal kekurangan perangkat komputer. Karena syarat agar bisa menggelar UNBK adalah, memiliki komputer minimal 30 persen dari jumlah peserta ujian. "Kami sudah konsultasi dengan para orangtua murid untuk mendukung sekolah melaksanakan UNBK, dengan menggunakan laptop para murid," ucapnya, Selasa (7/2) kemarin.
Lain lagi dengan SMAN 2 Cikampek. Sekolah pimpinan Dra Hj Dida Siti Saadah MM itu bahkan harus menumpang di SMKN 1 Cikampek, agar anak didiknya bisa mengikuti UNBK. "Sekalipun pusing, tapi tetap harus tetap sabar dan semangat," ucapnya.
Ia mengatakan, sekolah yang memiliki 474 pelajar itu, hanya memiliki 20 unit komputer. Itupun banyak yang rusak. "Kalau mau UNBK, minimalnya komputer yang digunakan 30 persen dari jumlah peserta didik," tuturnya.
Siswa SMAN 2 Cikampek kelas XII IPA 5, Desta Afif H (18) mengatakan, sesuai kesepakatan sekolah dengan para orangtua, pelaksanaan UNBK tidak dipungut biaya. Tapi hanya sebatas sukarela. "Gak ada iuran sama sekali. Cuma orangtua jika ada yang mau donasi dipersilahkan, dan itu tidak ditakar besarannya," ucapnya.
Sementara di SMKN 1 Cikampek, karena memiliki fasilitas mumpuni, sekolah yang berada di Jalan Raya Parakan itu tidak kesulitan mempersiapkan pelaksanaan UNBK. "Kami persiapan sudah maksimal, sarana dan prasarana sudah memadai," ungkap Kepala SMKN 1 Cikampek Drs Makmur MT.
Ia juga mengatakan, sekolahnya sudah dua kali melaksanakan UNBK. Komputer yang ada juga melebihi ketentuan yang berlaku, yaitu 30 persen dari jumlah peserta UNBK. "Pesan saya anak-anak konsen ujian, karena merupakan tahap akhir. Main malam dihindari, terutama kelas 3 dan belajar harus lebih giat lagi," pesannya.
Siswa SMKN 1 Cikampek kelas XII Teknik Mesin 2, Aldi Nugraha (18) mengatakan, dirinya merasa beruntung bersekolah dengan fasilitas yang cukup baik. "Alhamdulillah tidak ada biaya sama sekali UNBK. Cuma biaya bangunan saja 3 juta," ucapnya. (mg2)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template