Tumpukan Sampah di Kosambi Dikeluhkan - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Tumpukan Sampah di Kosambi Dikeluhkan

Tumpukan Sampah di Kosambi Dikeluhkan

Written By ayah satria on Selasa, 07 Februari 2017 | 01.18.00

KLARI, RAKA – Sepanjang jalan perlintasan utama Kosambi - Telagasari di wilayah Desa Duren, Kecamatan Klari, dipenuhi sampah limbah pembuangan sisa rumah tangga  yang sudah membusuk. Saat ini warga sekitar lolasi mengeluhkan bukan bau tetapi khawatir akan menjadi sumber penyak.
Rohim pemilik tambal ban yang berada diperlintasan kosambi Telagasari mengatakan, memang sudah lama keberadaan sampah yang menggunung tepat dibibir jalan tersebut menjadi lokasi pembuangan sampah liar bagi para warga. Namun, hal tersebut kini sudah ada pelarangan untuk tidak lagi warga membuang sampah di sekitara itu. “Iya itu dulu sering dijadikan tempat pembuangan sampah warga disini, tapi sekrang udah ada spanduk larangan, jadi sudah tidak ada warga yang membuang lagi, tapi aneh sampahnya belum dikeruk,” ujarnya disela –sela pekerjaannya, saat berbincang dengan Radar Karawang dilokasi, Kemarin (5/2).
 Bahkan, dia menilai, kesadaran warga yang berada diwilayah ini rendah akan kebersihan lingkungan. Buktinya, pembuangan sampah sisa rumah tangga sering terlihat dibuang disembarang tempat. “Memang kesadaran masyarakat disekitar ini mestinya ditingkatkan, biar tidak buang sampah sembarangan,” katanya.
 Padahal, lanjut dia, banyaknya sampah yang sudah membeludak hingga tercecer ke badan jalan, sudah menyebabkan aroma tidak sedap saat melintasinya. Hal itu diharapkan segera dilakukan pengangkutan dan pembersihan, Agar wilayah ini bersih dari serakan sampah. “Jadi biar bersih nantinya, sampah meski diangkut dan dikeruk, jangan hanya sepanduk larangan saja, tapi sampahnya tidak diangkut,” cetusnya.
Hal senada disampaikan Ketua Rt Puri I Kosambi, Joko saat ditemui Radar Karawang dikediamannya, menurutnya, persoalan kebersihan dilingkungan perumahan saat ini sudah bersih dari persoalan sampah. Karena selain aktifitas kerja bakti yang terus dilakukan. Pengangkutan sampah yang setiap hari dilakukan warga pun menjadi bukti saat ini kebersihan diwilayahnya sudah lebih baik ketimbang sebelumnya. “Tapi untuk disekitaran wilayah perumahan, sudah bersih. Karena kami sudah ada petugas pengangkut sampah tiap harinya, itu dilakukan warga yang tidak bekerja, jadi selain bisa membersihkan lingkungan ini bisa menjadi lapangan pekerjaan bagi warganya yang nganggur,” katanya.
Adapun persoalan tumpukan sampah yang berada disepanjang jalan kosambi, dia menanggapi,  sudah ada upaya dari pihak terkait dalam meminimalisir persoalan tempat pembuangan sampah  (TPS) liar  yang berada disetiap wilayah Desa Duren. Maka dari itu, keberadaan tumpukan sampah yang sudah membusuk tersebut disebabkan belum adanya pengangkutan sampah. “Kalau saya liat sudah ada tulisan larangan juga, mungkin sampah itu belum di angkut,” katanya.
Dia menambahkan, kesadaran warga yang berada diwilayah Desa Duren, meski terus ditingkatkan perihal kebersihan lingkungannya. Karena saat ini kondisi yang masih dalam masa musim penghujan akan menjadi potensi berbagai macam penyakit dapat hinggap kemasayrakat. “ saat ini masih musim hujan, kalau warga tidak sadar akan kebersihan lingkungan maka sudah pasti akan banyak persoalan kesehatan diderita warga,” pungkasnya. (ian)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template