TNI Datangi Masjid Besar Dengklok - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » TNI Datangi Masjid Besar Dengklok

TNI Datangi Masjid Besar Dengklok

Written By ayah satria on Sabtu, 04 Februari 2017 | 13.00.00

 Ingatkan Masyarakat Jauhi paham Radikal

RENGASDENGKLOK, RAKA - Berbagai upaya dilakukan Kepolisian Resor Karawang yang bersinergi dengan Kodim 0604 Karawang dalam memberantas faham radikal yang terjadi akhir-akhir ini, tujuannya agar masyarakat tidak menjadi korban pemberitaan yang belum pasti kebenarannya di media sosial ataupun terjebak dengan isu yang menjerumuskan lainnya.
"Program bersama dari kodim dan polres intinya mempersatukan antara TNI, Polri, dan masyarakat, sekaligus ingin mengetahui langsung keluhan-keluhan masyarakat yang perlu kita tampung dan bisa kita kombinasikan dengan program-program kita disatuan, kodim punya koramil, polres punya polsek," kata Dandim 0604 yang diwakili Kasdim Suirwan, kepada Radar Karawang, Jumat (3/2) kemarin di Masjid Besar Rengasdengklok.
Ia melanjutkan, masyarakat jangan mudah terprovokasi dengan pemberitaan yang belum tentu kebenarannya. Dalam hal ini, masyarakat harus benar-benar pintar menyaring isu yang bisa menjadikan bangsa ini terpecah belah. Jangan sampai, isu pemberitaan yang tersebar di media sosial menjadikan masyarakat terkotakan. "Jika bangsa ini sudah terkotak-kotakan akan mudah di adu domba dan dipecah belah," ujarnya.
Lebih lanjutnya, ia berharap TNI, Polri, dan masyarakat, harus bersatu menghadapi semua tantangan kedepan ini. "TNI, Polri, dan masyarakat harus sama-sama berjuang untuk indonesia yang lebih baik, harapan kami dengan menyerap aspirasi dari masyarakat tni dan polri akan lebih baik dalam menerapkan program-program yang ada disatuan," kata mayor infantri Suirwan.
Hal senada dikatakan Kepala polisi sektor (Kapolsek) Rengasdengklok Kompol Agus Suwarsono, program Jumat keliling yang diusung TNI dan Polri ini merupakan langkah yang patut diapresiasi, dengan menggandeng para Ulama, umaro, dan seluruh elemen masyarakat untuk mencegah faham radikal yang menyebar melalui media sosial. "Intinya TNI dan polri lagi mengadakan Jumat keliling, mengingat situasional sekarang ini lagi kurang bagus, kami mengharapkan kebersamaan ulama dan umaro jangan terlalu dipercaya dengan isu yang menyerbar di medsos, intinya menjalin kebersamaan persatuan dan kesatuan untuk indonesia," urainya.
Selain itu, sambung dia, menjaga generasi muda dari ancaman peredaran dan penyalah gunaan narkoba, mengingat dampak dari barang terlarang tersebut menjadi salah satu perusahaan generasi bangsa. Mengingat masalah narkoba dan dampaknya akan sangat menggangu perkembangan dan kemajuan berpikir generasi muda dan bangsa. "Mari kata berantas sama-sama dengan melakukan pencegahan, kalau da informasi segera melapor ke pihak TNI ataupun Polri, apalagi yang mengedarkan, karena kalau generasi muda sudah diracuni oleh narkoba akan hancur," pungkasnya. (mg3)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template