TKI Karawang Diminta Lewat Jalur Resmi - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » TKI Karawang Diminta Lewat Jalur Resmi

TKI Karawang Diminta Lewat Jalur Resmi

Written By Mang Raka on Senin, 13 Februari 2017 | 14.00.00

KARAWANG, RAKA - Warga Karawang yang ingin menjadi tenaga kerja Indonesia (TKI) di luar negeri harus melalui jalur legal. Sebab masih banyak warga yang memilih jalur ilegal untuk bekerja di luar negeri, sehingga tidak terdata oleh pemerintah daerah asal TKI itu.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Karawang, Ahmad Suroto, mengatakan itu, baru-baru ini. Dia memastikan jika Disnakertrans Karawang selalu berusaha agar TKI yang bekerja melalui jalur yang legal. Pentingnya keberangkatan TKI melalui jalur yang legal, agar pemerintah memiliki data yang akurat mengenai TKI tersebut. "Kami selalu menghimbau agar TKI berangkat melalui jalur legal. Jadi kalau nanti terjadi masalah di tempat bekerjanya, pemerintah bisa mudah mengatasinya," kata dia.
Dari jalur yang legal tersebut, pemerintah dapat mengantongi nama dan alamat perusahaan yang memberangkatkan TKI tersebut. Serta, TKI itu terdata di kedutaan ataupun KJRI. Akan tetapi, sambung Suroto, tak sedikit warga Karawang yang memilih jadi TKI ilegal. Modus yang dilakukan TKI ilegal tersebut yakni memalsukan identitas serta alamat.
Sehingga, bila ada masalah, seperti kasus penyiksaan oleh majikan atau kecelakaan tenaga kerja, data TKI ilegal itu tidak ada. Karena itu, pihaknya mengimbau supaya warga Karawang tidak tergiur bujuk rayu sponsor ilegal. Kalaupun mau jadi TKI, prosedurnya harus ditempuh dengan benar. Apalagi, sambungnya, kedepan pengurusan izin menjadi TKI akan satu pintu. "Kami akan jadi pilot project pengurusan izin TKI satu pintu," ujarnya.
Dikatakan, para TKI asal Karawang ini ditempatkan di negara-negara tetangga seperti Malaysia, Singapura, Taiwan. "Ada juga yang ditempatkan di Hongkong dan Jepang," kata dia, Minggu (12/2) kemarin
Suroto mengatakan, tak ada TKI Karawang yang diberangkatkan ke negara Timur Tengah (Timteng). Alasannya, Pemkab Karawang tengah melakukan moratorium pemberangkatan TKI ke negara Timteng seperti Arab Saudi, Bahrain, Uni Emirat Arab (UEA), Irak, Iran dan Suriah. "Kalaupun ada TKI di Timteng yang bermasalah, mereka pergi secara ilegal,"  tuturnya.
Sementara itu, Nining (28 tahun) warga Pasirkaliki, Kecamatan Rawamerta mengatakan, banyak calo yang berseliweran ke desanya menawarkan jasa. Akan tetapi, saat ini sudah banyak warga yang mengerti. Namun, menjadi TKI dengan jalur legal itu prosesnya lama dan sulit. "Kami minta, permudah syarat-syarat menjadi TKI legal. Supaya, warga tidak tergiur iming-iming calo TKI ilegal," ujarnya. (ops)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template