Tiga Pesilat SDN Sarimulya III Juara Nasional - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Tiga Pesilat SDN Sarimulya III Juara Nasional

Tiga Pesilat SDN Sarimulya III Juara Nasional

Written By Mang Raka on Sabtu, 18 Februari 2017 | 14.00.00

KOTABARU, RAKA - Usianya terbilang masih sangat muda. Namun, prestasinya sudah melambung tinggi. Mereka adalah Zahira Puspita Rini (10), Rengganis Naura Rayani (10), dan Rifa Syaripatul Ainurrahim (10).
Tiga pesilat Bajing Kiring yang bersekolah di SDN Sarimulya III itu menjadi jawara dalam kejuaraan nasional, yang diikuti oleh pesilat berbagai daerah hingga Asia dan Eropa.
Zahira mengatakan, dirinya tidak menyangka bisa melangkah sejauh ini. Padahal, prestasi yang diraihnya itu hasil latihan 4 kali dalam satu minggu.
"Alhamdulillah saya tidak menyangka bisa menjadi juara pertama di tingkat nasional," ucapnya kepada Radar Karawang, Jumat (17/2) kemarin.
Anak dari pasangan Eko Setiawan dan Wiwik Ekawati yang beralamat di Pondok Mekar Indah 2 Blok A7 No 20, RT 04 RW 05, Desa Pangulah Utara, Kecamatan Kotabaru, mengatakan, selama ini latihan pencak silat bukan hanya di internal sekolah saja, tetapi dengan perguruan Bajing Kiring. "Latihan di perguruan membantu saya mendapatkan prestasi di tingkat nasional," ucapnya.
Rengganis Naura Rayani (10), siswi kelas 5A mengaku kecintaannya pada pencak silat, berawal dari kegemarannya mengikuti teman-teman melakoni ekstrakurikuler beladiri khas Jawa Barat ini di sekolah dan di luar sekolah. "Aku berhasil juara 1 nasional yang diikuti pesilat dari Asia dan Eropa tingkat SD," ucapnya.
Anak dari pasangan Budi heriyanto dan Aimala Finiska Fara, itu tidak menyangka berhasil membuktikan prestasi gemilang di tingkat nasional, dengan membawa piala juara pertama. "Aku ingin jadi atlet silat yang baik," ucapnya.
Sama halnya dengan, Rifa Syaripatul Ainurrahim (10), anak dari pasangan Nuraiani (38) dan Abdurrahim (45) itu telah berhasil membuktikan bakatnya sebagai pesilat berkelas. Karena di usia yang masih muda, dirinya telah berhasil mendapatkan prestasi di tingkat nasional. "Aku juara 1 silat tunggal di tingkat nasioanl Asia Eropa," ucapnya.
Ia mengaku selain ikut ekstrakurikuler silat di sekolah, juga aktif di perguruan Bajing Kiring. Orangtua serta para guru telah bangga kepadanya yang telah berhasil membawa piala di tingkat nasional. "Aku latihan di sekolah satu minggu 2 kali, lalu di luar 4 kali," ucapnya.
Ia berharap kelak dewasa nanti bisa menjadi percontohan generasi muda, membuktikan bakat yang masih terpendam di dalam diri. "Aku pengen jadi atlet silat yang sukses," ucapnya. (mg2)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template