Tiga Ibu Muda, Satu Hamil Jadi Komplotan Maling - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Tiga Ibu Muda, Satu Hamil Jadi Komplotan Maling

Tiga Ibu Muda, Satu Hamil Jadi Komplotan Maling

Written By Mang Raka on Senin, 27 Februari 2017 | 13.00.00

KARAWANG, RAKA - Nyaris saja Eni binti Engkos (23), warga Kampung Ciparage RT 06/05, Desa Ciparage, Kecamatan Tempuran. Dan Rawi binti Toeng (23), warga Kampung Sumurgede RT 03/01, Desa Sumurgede, Kecamatan Cilamaya Kulon, tewas dihabisi massa di Dusun Cipondoh Blok Randu, Desa Kertawaluya, Kecamatan Tirtamulya, Sabtu (25/2) siang.
Beruntung, saat itu warga masih bisa mengendalikan emosi setelah motor salah satu petani, Kana (59) warga Dusun Margasalam RT 01/05, Desa Karyamukti, Kecamatan Lemahabang, dicuri oleh para ibu muda tersebut.
Aksi kedua pelaku ternyata bukan kebetulan, melainkan sudah dilakukan secara berulang. Hingga kemarin, kedua pelaku mengaku sudah 7 kali menjalankan aksinya di Karawang. Dan hasil kejahatannya diduga dijual ke daerah Cilempung Cilamaya.
Kepala Sub Bagian Humas Polres Karawang AKP Marjani mengatakan, aksi kedua pelaku terungkap setelah Kana (59), yang saat itu tengah mencari rumput untuk pakan ternak di pematang sawah Dusun Cipondoh, melihat sepeda motor Honda Supra miliknya dibawa kabur kedua pelaku. "Korban spontan berteriak hingga memancing perhatian warga lainnya. Sekitar 50 meter dari TKP, kedua pelaku akhirnya tertangkap dan sempat dihakimi warga setempat," kata Marjani.
Warga yang mengetahui kedua pelakunya perempuan, sebagian mengurungkan niat untuk menghakimi mereka. Bahkan, Eni diketahui sedang hamil. Tetapi warga yang sudah terlanjur kesal, akhirnya melampiaskan amarahnya dengan cara membakar motor Honda Beat, yang digunakan pelaku untuk melakukan kejahatan. "Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, kedua pelaku langsung diboyong ke kantor Polsek Lemahabang Wadas," terang Marjani.
Saat diinterogasi petugas, kedua pelaku mengaku telah 6 kali berhasil membawa kabur motor milik warga. Bahkan sebelum tertangkap, kedua pelaku berhasil membawa kabur sepeda motor milik HE Summamad warga Desa Karangsari, Kecamatan Purwasari.  "Kejadian ini sudah dilaporkan ke Polsek Purwasari sesuai LP/B17/II/2017/Sek Purwasari," kata Margani.
Sedangkan lima tempat kejadian perkara (TKP) lainnya, masing-masing di daerah Rawagempol Kecamatan Cilamaya Kulon sebanyak dua kali, selama tahun 2016 yakni Honda Beat warna Merah dan Honda Revo. Kemudian di Kampung Layapan Tempuran tahun 2016, berhasil membawa kabur Honda Beat biru. Di Tanjungbaru Cilamaya juga tahun 2016, Honda Supra. Selanjutnya di Kampung Pulobata, Lemahabang Wadas, Honda Supra warna merah, dan sisanya di Kampung Pulohaur, Kecamatan Lemahabang Wadas, Honda Supra warna cokelat. "Di wilayah Kecamatan Lemahabang, mereka mengaku telah mencuri sepeda motor sebanyak empat kali. Salah satunya sesuai Laporan Polisi Nomor P/B/1489/VII/2016/JBR/Res Krw/Sek Lemahabang, 19 Juli 2016," tutur Marjani.
Di tempat terpisah, Kanit Jatanras Polres Karawang Iptu I Putu R mengatakan, motor yang akan dijadikan sasaran oleh kedua pelaku, adalah motor yang tengah diparkir pemiliknya, dengan posisi kunci kontak masih menempel. Satu unit motor Beat plus sebuah hape merek Carry milik pelaku sudah disita. "Hasil kejahatan mereka diduga dijual ke daerah Cilempung Cilamaya," kata Putu.
Terungkap, aksi kejahatan mereka juga melibatkan empat warga lainnya, termasuk seorang ibu rumah tangga bernama Rohaya warga Tegalurung Kecamatan Cilamaya Kulon. Ketiga warga lainnya diketahui bernama Siti warga Tegalurung, Cimalaya Kulon, serta Rakim dan Jani. Keduanya warga  Cilempung, Kecamatan Cilamaya Kulon. "Keempat warga tersebut masih dalam pengejaran, dan sudah dimasukkan ke dalam daftar pencarian orang(DPO)," terang Putu. (ops)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template