Telantar Setahun, Raperda Lahan Pertanian Dibahas Lagi - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Telantar Setahun, Raperda Lahan Pertanian Dibahas Lagi

Telantar Setahun, Raperda Lahan Pertanian Dibahas Lagi

Written By Mang Raka on Selasa, 21 Februari 2017 | 14.00.00

KARAWANG, RAKA - Mangkrak satu tahun karena Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Lahan Pertanian, Pangan Berkelanjutan (LP2B) tidak tergarap oleh DPRD Karawang. Akhirnya panitia khusus (pansus) raperda tersebut dibentuk dalam rapat paripurna DPRD Karawang, Senin (20/2).
Perda LP2B dinilai oleh banyak pihak penting segera dibuat, karena semakin berkurangnya lahan-lahan produktif setelah dialihfungsikan menjadi bangunan permanen, seperi perumahan dan pabrik.
Ketua Pansus LP2B, H Danu Hamidi mengatakan, mulai besok akan langsung bekerja. Draf Raperda LP2B yang sudah dipegangnya, merupakan hasil kajian lapangan dan hasil kajian akademik. "Yang terpenting soal zonasi dari perencanaan pemda, kemudian yang diamankan berapa puluh ribu hektare," ujarnya.
Menurutnya, pemda harus serius menangani lahan teknis berkelanjutan, apalagi Karawang sebagai sentral pangan di Jawa Barat. "Produksi padi di Karawang 1,3 sampai 1,4 juta ton per tahun," tuturnya.
Pihaknya juga ingin mengetahui secara rill, berapa luas lahan teknis di Kabupaten Karawang. Karena berdasarkan data dari foto udara, lahan teknis di Karawang mencapai 102.000 ha. "Dari data rill itu nanti kami akan melangkah. Karena akan menjadi acuan bagi kami," ujarnya.
Bupati Karawang Cellica Nurrachdiana mengatakan, Perda LP2B akan menjadi penguat komitmen Pemkab Karawang mempertahankan lahan pertanian.
"Ini komitmen kita untuk mempertahankan Kabupaten Karawang menjadi lumbung padi nasional," ujarnya.
Lebih lanjut Cellica mengatakan, Perda LP2B akan menjadi landasan hukum peraturan yang melindungi lahan-lahan pertanian, sehingga pemilik lahan tidak bisa leluasa menjualnya. "Semoga apa yang telah menjadi capaian kita, bisa tetap dipertahankan sebagai salah satu kabupaten lumbung padi nasional," katanya. (zie)
Berbagi Artikel :

1 komentar:

  1. Ancamanya bukan sekedar alih-fungsi lahan, tapi alih-kepemilikan lahan pertanian. Produksi padi 1,4jt ton, harusnya karawang ga perlu lagi raskin

    BalasHapus

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template