Takut Tidak Dipilih Lagi Dewan Kompak Hadiri Musrembang - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Takut Tidak Dipilih Lagi Dewan Kompak Hadiri Musrembang

Takut Tidak Dipilih Lagi Dewan Kompak Hadiri Musrembang

Written By Mang Raka on Jumat, 24 Februari 2017 | 12.30.00

CILAMAYA WETAN, RAKA - Pemandangan tidak biasa nampak di sela-sela Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Dapil IV di aula Kantor Kecamatan Cilamaya Wetan, Kamis (23/2). Agenda rutin tahunan yang biasa dihadiri 4 sampai 5 anggota DPRD, kemarin dihadiri penuh 8 anggota dewan, meskipun satu dewan diantaranya terlambat hadir dan tidak ikut di forum dari PKB. Kesempatan itu, tidak di sia-siakan sejumlah Kepala Desa dari 5 Kecamatan untuk curhat dan menagih janji pembangunan infrastruktur ditahun-tahun sebelumnya.

Wakil Ketua DPRD Karawang, Budiantos SH mengatakan, pihaknya mewakili sejumlah DPRD yang hadir memohon maaf jika sebelum-sebelumnya, jarang hadir dalam kesempatan Musrenbang tingkat Desa dan Kecamatan, persoalannya, selain banyaknya agenda DPRD dan juga Kunjungan Kerja, juga undangan yang dilayangkan rata-rata dadakan dari pihak desa dan Kecamatan. Apalagi reses DPRD yang hanya dijatah 6 hari saja, tidak memungkinkan semua desa dikunjungi karena keterbatasan yang ada. Karena itu, kiranya kesempatan ini bisa dimanfaatkan sekaligus membayar hutang kepada para Kades yang sebelumnya belum bisa dikunjungi baik dalam reses maupun Musrenbang.
Karenanya, dimomen ini, ia serap masukan desa-desa yang sudah menuangkan ajuannya dalam Musrenbang ini, sebab, semuanya akan terintegrasi dalam sistem e Planning yang mulai diberlakukan tahun ini. "Kita mohon maaf jarang hadir di Musrenbang desa dan Kecamatan, karena banyaknya kegiatan dan kunjungan kerja, disisi lain kadang-kadang undangannya juga selalu dadakan," ujarnya.
Senada itu diungkapkan anggota DPRD lainnya, Ir Teddy Luthfiana. Fraksi Partai Golkar Karawang ini juga memohon maaf atas tidak bisa menghadiri kegiatan-kegiatan Musrenbang di desa-desa dan Kecamatan, tapi lewat momen Musrenbang Dapil IV ini, diharapkan segala bentuk ajuan bisa terintegrasi dan komunikatif. Ditengah keterbatasan anggaran aspirasi yang dimiliki, setiap anggota DPRD tidak bisa membagi rata mulus semuanya, karena harus dibagi-bagi. Untuk itu, pihaknya menghargai betul apa-apa yang menjadi bahan dan ajuan Musrenbang untuk pembangunan 2018 ini. Sementara untuk tahun ini sambung Teddy, akan dimulai fisiknya sekitar bulan maret ini, semoga segala sesuatu yang direncanakan ditahun 2016 kemarin, bisa terealisasi saat ini. "Banyak desa di 5 Kecamatan ini yang berharap kita hadir dalam kegiatan Musrenbang, namun keterbatasan waktu dan jadwal memang tidak memungkinkan," ungkapnya.
Anggota Komisi D DPRD Karawang, H Cita mengungkapkan, sebagai orang yang pernah juga menjadi Kepala Desa di Bayurlor Kecamatan Cilamaya Kulo, dirinya faham betul harapan dan keinginan para Kepala Desa dalam setiap kali dilaksanakannya Musrenbang, dirinya sebut Cita, jangankan Musrenbang Kecamatan, kadang-kadang pemerintah desa juga jarang mengundangnya untuk menghadiri kegiatan Musrenbang Desa. Padahal ini penting, sebab, saat ini setiap ajuan harus satu pintu di Musrenbang dan tidak terpisah-pisah. Untuk itu sambungnya, kgiatan Musrenbang ini penting bukan saja dihadiri DPRD, tetapi juga UPTD ditingkat Kecamatan, seperti Pertanian, Kesehatan dan lainnya, aga setiap ajuan itu bisa disuarakan bersama dan dipos mana saja dianggarkannya. "Bukan saja DPRD, tapi juga UPTD sama penting untuk sama-sama hadir merumuskan ajuan di kesempatan Musrebang ini," pungkasnya.
Camat Cilamaya Wetan, Drs H Hamdani mengatakan, pihaknya apresiasi kehadiran semua anggota DPRD dapil IV dalam Musrnbang kali ini. Sebagai tuan rumah, dirinya menerima masukan dari beberapa Kades dan Camat, agar selain memperkenalkan diri, juga bahas agenda-agenda stratgis pembangunan yang kiranya bisa dimanfaatkan oleh desa-desa, karena Kecamatan, sejauh ini menjadi penopnang utama setiap ajuan-ajuan pembangunan yang diharapkan para Kades. Selebihnya sebut Camat, Para Anggota DPRD bisa semakin komunikatif dengan para Kades dan diskusikan bersama rumusan ajuan-ajuannya. "Kita bangga dan patut apresiasi kehadiran para anggota DPRD ini, semoga saja bisa semakin komunikatif untuk pembangunan di desa-desa," ungkapnya.
Perwakilan Bappeda Karawang, Dedi Mulyadi mengatakan,  Sistem tahun Musrenbang tahun ini akan semakin masif deikelola dengan sistem e Planing atau aplikasi sebagai keberlanjutan pelaksanaan UU Nomor 25 tahun 2004 tentang sistem perencanaan daerah, Bappeda, sebutnya, akan menghimpun dan menginput data di e Planing tersebut sehingga bisa diakses semua pihak. Anggota DPRD juga aspirasinya harus menyesuaikan dengan Musrenbang, karena untuk bisa mengaksesnya, tiap-tiap anggota DPRD akan ada Kode khususnya. Diakui Dedi, rata-rata  90 persen ajuan seputar Musrenbang memang masih berkutat di infrastruktur, padahal di e planing, garapannya berada di 32 urusan, semoga saja dengan sistem baru melalui nama " Sibangun" ini bisa semakin tertata dan terarah dengan baik perencanaannya. "Dari ajuan, 90 persen rata-rata masih berkutat di persoalan ajuan infrastruktur, padahal garapan dana itu ada di 32 Urusan," pungkasnya. (rud)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template