Sampah di Ceketing Menebar Bau Busuk - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Sampah di Ceketing Menebar Bau Busuk

Sampah di Ceketing Menebar Bau Busuk

Written By Mang Raka on Kamis, 09 Februari 2017 | 13.30.00

*Warga Khawatir Akan Jadi Sumber Penyakit

TELUKJAMBE BARAT, RAKA - Sampah di pinggir jalan Kampung Ciketing, Desa Wanakerja, Kecamatan Telukjambe Barat menebarkan bau busuk. Kondisi ini sudah berlangsung lama dan baru sepekan terakhir baunya semakin parah lantaran hampir setiap hari terguyur hujan. Sayangnya, hingga kemarin (8/2) belum ada upaya pemerintah setempat untuk membersihkan timbunan sampah tersebut dari lokasi.

Kondisi itupun dikeluhkan hampir semua pengguna jalan yang melintasi jalan tersebut. Sampah itu terhampar di tepi jalan sekitar 100 meter. Tumpukan sampah tersebut berasal dari warga yang membuang sampah sembarangan disana. Sampah yang dibuang ada yang menggunakan karung, kantung plastik ada juga yang berceceran, baik sampah organik maupun anorganik.
Tidak hanya sampah bahkan kotoran lainpun tampak dibuang di lokasi. Malah bangkai hewan seperti tikus dan kotoran ternak pun dibuang di lokasi itu. Tidak heran bila panas sedikit saja lalat hijau langsung beterbangan dari atas tumpukan sampah berbau busuk. Apalagi usai hujan lalat semakin banyak yang terkadang menempel di baju manakala melintas dengan berjalan kaki.
Sejumlah warga yang dikonfirmasi Radar Karawang mengaku warga banyak yang buang sampah di lokasi tersebut dan biasa pagi hari dan malam hari. Saat ini warga disana khawatir jika tidak segera dibersihkan dikhawatirkan lokasi itu akan menjadi sumber malapetaka tersebarnya penyakit. "Kesadaran warga masih kurang, seenaknya membuang sampah di pinggir jalan. Akibatnya setiap hari kami dipaksa mencium bau busuk sampah,” cetus Imas (40) warga Ciketing RT 02/02.
Dia khawatir, sampah-sampah yang berserakan ini akan menjadi sumber penyakit. Sebab, banyak lalat yang berterbangan di atas tumpukan sampah itu, dirinya tidak mengetahui siapa yang membuang sampah sembarangan tersebut.
Lain lagi dengan Jejen (51) yang memiliki warung nasi dekat tempat biasa warga membuang sampah tersebut, mengutarakan keprihatinannya akan bau yang timbul dari sampah tersebut. Ia mengaku sering melihat bila malam warga membuang sampah di tepi jalan raya tersebut. Menurutnya perlu adanya sosialisasi dan pembuatan TPA sampah. "Kurang sosialisasi dan perlu TPA, supaya warga tidak sembarangan buang sampah di tepi jalan. Kalau dibiarkan lama-lama pasti akan menggunung sampahnya, dan saya berharap  ada petugas untuk menertibkan yang buang sampah disitu untuk mencegah yang lain agar tidak ikut-ikutan membuang sampah," tegasnya. (yfn)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template