Realisasi Dana Desa Cuma 20 Persen - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Realisasi Dana Desa Cuma 20 Persen

Realisasi Dana Desa Cuma 20 Persen

Written By ayah satria on Selasa, 28 Februari 2017 | 13.45.00

Alasan Kades Lemahmakmur: Turap Jalan Belum Rampung

TEMPURAN, RAKA - Pemerintah Desa Lemahmakmur, Kecamatan Tempuran, ternyata belum menerima dana desa 2016 tahap 2. Hingga akhir Februari 2017 ini, disamping pajak-pajak yang belum terpenuhi, inspektorat Karawang menetapkan temuan tahun 2016 desa itu masih berada di kisaran kurang dari 30 persen dari 100 persen yang diharapkan.
Ditemui di ruang Kerjanya disela-sela perampungan pemeriksaan reguler Insektorat Karawang, Kades Lemahmakmur Wawan, Selasa (27/2) mengakui temuan insektorat Karawang di tahun sebelumnya masih jauh dari 100 persen, yakni dikisaran 20 persen lebih. Hal ini disebabkan tembok penahan tanah (turap) sepanjang 968 meter dari dana desa belum selesai pelaporannya, karena baru selesai 600 meter saja.
Itu juga yang menyebabkan pencairan dana desa tahap 2 masih belum diterima Pemerintah Desa Lemahmakmur. Meski demikian, pihaknya menggenjot upaya penyelesaiannya untuk sisanya dialihkan untuk pengecoran jalan di Dusun Babakan Talang atau Gempol. Dasarnya, karena akses menuju jalanan tersebut rusak parah dan mengangkut material fisik saja susah masuknya. Maka pihak desa membelikan batu kapur sebanyak 14 truk untuk melancarkan akses tersebut.
hal itu dilakukan setelah musyawarah bersama para anggota BPD dan LPM termasuk konsultasi ke Camat, pihak desa sebut Wawan, siapkan berita acara peralihan dan pertanggungjawabannya tersebut demi Dana Desa tahap 2 ini bisa segera terserap. Setidaknya sambung Wawan, pihaknya targetkan bisa rampung bulan ke tiga agar DD tahap 2 juga terselesaikan. "Betul, hasil temuan memang masih sekitar 20 persen lebih, ini karena soal pelaporan Dana Desa 2016 tahap 1 yang belum kami selesaikan realisasinya," ungkap Wawan.
Ia menambahkan, dirinya tidak mau main-main soal alokasi anggaran, termasuk pemenuhan pajak-pajak laporannya akan segera diselesaikan ke Inspektorat. Ia berharap, Pemeriksaan Inspektorat pada Senin pagi ini bisa menjadi evaluasi desa dan menjadi pelajaran agar tidak menunda pekerjaan, utamanya soal fisik. "Kita tidak mau main-main soal anggaran, ini (pemeriksaan) kita akui akan dievaluasi bersama ," Ungkapnya.
Anggota Irban II Insektorat Karawang, Erwin mengatakan, dalam pemeriksaan fisik dilapangan, hasil sementara untuk anggaran ADD diakuinya cukup baik, malahan lebih seperti turap yang lebih 4 meter dan lainnya. Kabarnya juga, ada anggaran dana desa yang hendak dialihkan fisiknya, menurut hematnya itu sah-sah saja asalkan dibuatkan berita acara dan pertanggungjawabannya dengan regulasi yang ada. "Hasil sementara cek dilapangan, fisik malah banyak lebihnya, tidak kurang," ungkapnya.
Ketua Irban II Inspektorat Karawang, Mukhlis Villy mengungkapkan, pemeriksaan reguler di Desa Lemahmakmur merupakan agenda pamungkasnya setelah melakukan pemeriksaan di 14 Desa yang ada di Tempuran. Dirinya mengingatkan hasil temuan di Desa Lemahmakmur yang masih jauh dari 100 persen ditahun sebelumnya, karena masih dikisaran 20 persen lebih.
Hasil temuan itu, mestinya menjadi tolak ukur pemerintah desa untuk mengevaluasi diri atas kekurangan pemenuhan yang ada, entah itu adminsitrasi, keuangan, kelembagaan maupun fisik untuk pembinaan lebih lanjut. Karena, bagi semua desa di Kecamatan Tempuran, hasil pemeriksaan ini tidak bisa langsung diambil menjadi kesimpulan, apalagi menjustifikasi desa-desa yang sudah diperiksa bermasalah.
Setelah ini, terang Mukhlis, tim langsung berembuk untuk mengkolektifkan hasil temuan, apa-apa saja yang kurang dan harus di tindaklanjuti pemerintah desa, hanya saja sambung Mukhlis, ia mewanti-wanti agar kiranya pemerintah Desa bisa lebih rapi, sigap, transparan dan hati-hati, apalagi yang menyangkut penggunaan administrasi dan keuangan yang bersumber dari APBD dan uang negara lainnya. "Lemahmakmur ini terakhir diperiksa di Tempuran, ini pemeriksaan dan temuannya nanti harus ditindaklanjuti Pemerintah desa, karena kita sifatnya pembinaan," tuturnya. (rud)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template