Putaran Air Mancur Perumnas Rawan Laka - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Putaran Air Mancur Perumnas Rawan Laka

Putaran Air Mancur Perumnas Rawan Laka

Written By Mang Raka on Jumat, 24 Februari 2017 | 14.30.00

*Polisi Diminta Tertibkan Motor Melawan Arus

TELUKJAMBE TIMUR, RAKA - Diantara penyebab tingginya angka kecelakaan karena minimnya kesadaran pengendara mematuhi rambu-rambu lalulintas. Seperti terjadi di Jalan Raya Telukjambe Timur, persis di putaran air mancur Perumnas. Di ruas itu hampir setiap saat terlihat motor melaju melawan arus. Tindakan itu bukan saja membahayakan dirinya tetapi juga orang lain.

Menyikapi aksi tersebut, warga disana berharap ada petugas yang ditempatkan di titik itu untuk menertibkan lalulintas diruas tersebut. Sebab jika dibiarkan dikhawatirkan korban akan  terus bertambah. "Keadaan seperti ini harus ditertibkan. Persoalannya, bukan hanya memicu terjadinya kecelakaan tetapi para pelanggarnyapun bisa semakin banyak karena beranggapan tidak ada yang melarang," tandas Mudi (32) tokoh masyarakat setempat, Kamis (23/2).
Mudi yang juga pemilik lapak bensin di sekitar lokasi menambahkan, putaran air mancur perumnas merupakan jalur padat lalulintas, terutama jam-jam berangkat dan pulang kerja karyawan, selain jalur macet.  "Setiap sore kendaraan roda dua memilih keluar gang dari arah Desa Puseurjaya langsung masuk ke bunderan air mancur perumnas. Hanya saja itu membuat sebagian kendaraan yang berputar sesuai aturan malah terjebak macet. Bahkan tidak jarang terjadi cekcok mulut karena masing-masing ingin mendahului," tambahnya.
Mudi menambahkan lagi, pengendara motor lebih suka memilih melintasi jalan rawan kecelakaan dibanding mesti memutar ke arah yang sesuai jalurnya. Meski demikian, terang Mudi, mestinya keadaan seperti itu bisa diantisipasi paling tidak untuk meminimalkan kemacetan dan kemungkinan terjadinya kecelakaan jika ada petugas. "Seharusnya memang diantisipasi dengan adanya polisi. Terutama untuk menertibkan kendaraan-kendaraan yang melawan arus," paparnya.
Hal senada diungkapkan Wahyudi (34), pedagang kelontong yang kesehariannya mencari nafkah disekitar putaran air macur Perumnas. Setiap sore jalan tersebut pasti macet akibat banyaknya motor yang dikendarai melawan arus. Bahkan seringkali akibat itu terjadi kecelakaan. "Malah yang parahnya para pelanggar lalulintas itu seperti tidak peduli terhadap kecelakaan yang mereka buat. Padahal pelanggaran yang mereka buat mengakibatkan pengendara lain kagok, sehingga tidak dapat mengendalikan kendaraannya dan berakhir dengan kecelakaan," tandas Wahyudi.
Demikianpun diutarakan Bambang (27), petugas keamanan ruko Galuh Mas. Diakuinya, dia sendiri sudah pernah menyaksikan tiga kali peristiwa kecelakaan di ruas tersebut. Dari ketiga periwtiwa itu keseluruhannya akibat pengendara motor yang mengendari kendaraannya melawan arus. "Untuknya dari ketiga kecelakaan itu tidak sampai menimbulkan korban jiwa. Karenanya kami berharap agar secepatnya ada pembenahan lalulintas di putaran air mancur perumnas. Jika perlu dipasang pagar supaya tidak ada pengenara yang menggunakan motor melintas lawan arah," tegasnya. (yfn)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template