Proyek Underpass Pawarengan Masih Terganjal Izin - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Proyek Underpass Pawarengan Masih Terganjal Izin

Proyek Underpass Pawarengan Masih Terganjal Izin

Written By Mang Raka on Selasa, 07 Februari 2017 | 12.30.00

CIKAMPEK, RAKA - Warga Pawarengan yang berharap underpass segera diperbaiki, rupanya harus kembali bersabar. Pasalnya, izin perbaikan dari PT KAI belum keluar.
Camat Cikampek, Asep Supriyadi mengatakan, underpass Pawarengan seharusnya sudah bisa diperbaiki tahun ini, namun sampai sekarang pihaknya masih menunggu perizinan. "Tahun sekarang underpass dibangun dengan dana Rp 7 miliar," ucapnya kepada Radar Karawang, Senin (6/2) kemrin.
Ia mengatakan, lokasi underpass yang yang terletak di perbatasan Desa Dawuan Tengah dengan Dawuan Timur, terus dilakukan seperti pembelian lahan dan lainnya. "Dananya Rp 7 miliar, termasuk pembebasan lahannya. Tahun ini tinggal menunggu izin," ucapnya.
Warga Babakan Jati RT 02 Rw 03 Desa Dwuan Timur, M Dery (21) mengatakan, dirinya selalu menanyakan kepada orang yang selalu memotret wilayahnya, kapan akan dilakukan pembuatan underpass Pawarengan. "Saya mengantisipasi supaya jelas, soalnya pendapatan saya hanya ngencleng," ucapnya.
Ia berharap, ketika underpass jadi dibangun, pemerintah setempat bisa memperhatikan warga yang mengandalkan penghasilan dari ngencelng, di bawah jembatan Gonggo. "Yang ngencelng ada 12 orang. Saya udah berkeluarga anak satu, saya cuma ingin pemerintah bisa melihat kami yang masih seperti ini," ucapnya.
Ketua Karang Taruna Cikampek, Jayadi mengatakan, underpass Pawarengan sangat tidak layak dan menghambat aktivitas warga. Padahal seharusnya, pemerintah bisa memberikan pelayanan terbaik dengan besarnya APBD Karawang yang mendekati angka Rp 4 triliun. "Memang harus segera diperbaiki. Itu menjadi penghambat bagi warga. Kalau jalannya bagus tidak tergenang air. Perekonomian warga juga akan berkembang dengan cepat," ujarnya.
Tokoh masyarakat Cikampek, H Edy Junaedi, juga mengecam keras belum diperbaikinya underpass Pawarengan. "Iya itu, bagaimana pemerintah kok dibiarkan saja begitu. Padahal seharusnya menjadi skala prioritas. Karena akses untuk sampai ke Cikampek wilayah utarakan," ujar tokoh masyarakat yang akrab disapa H Ae.
Dia juga mendesak kepada anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Karawang, khususnya daerah pemilihan (Dapil) 5 menjalankan fungsinya sebaik mungkin, terutama fungsi pengontrolan kepada pemerintah daerah. "Anggota dewan juga harus mempertegas pengawasannya. Kalau ada anggaran yang tidak terealisasi dipertanyakan bagaimana sampai terjadi seperti itu," pungkasnya.(mg2/zie)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template