Proyek Bandara Karawang Dicoret - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Proyek Bandara Karawang Dicoret

Proyek Bandara Karawang Dicoret

Written By ayah satria on Sabtu, 11 Februari 2017 | 12.00.00

Dianggap Tidak Penting Lagi

Setelah pelabuhan di Cilamaya gagal dibangun, kini giliran bandara yang kandas. Bandara pengurai kepadatan Bandara Soekarno-Hatta yang digadang-gadang akan dibangun di Kabupaten Karawang dicoret pemerintah pusat, bersamaan dengan 17 Proyek Strategis Nasional (PSN), yang tercantum dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 3 Tahun 2016 tentang Percepatan Pelaksanaan PSN.
Deputi VI Bidang Koordinasi Percepatan Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Wahyu Utomo mengatakan, dicoretnya proyek-proyek dengan nilai total Rp 58 triliun tersebut, karena tidak mendapat dukungan dari pemerintah daerah (pemda). Satu diantaranya adalah Bandara Karawang, yang sebelumnya diproyeksi bakal membantu mengurai kepadatan Bandara Soekarno-Hatta di Cengkareng. "Dari menterinya sendiri, mereka menganggap proyek-proyek ini sudah tidak strategis lagi. Dari daerah juga tidak ada dukungan," kata Wahyu.
Pria yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Implementasi KPPIP menjelaskan dikeluarkannya 18 proyek dari daftar PSN, juga karena menteri teknis yang instansinya mengusulkan proyek tersebut tahun lalu, kini menganggapnya sudah tak penting lagi. “Mungkin pada waktu itu iya, tapi sekarang karena ada yang lebih penting lagi, jadi dikeluarkan," ujarnya.
Wahyu juga mengakui ada faktor keterlambatan dari eksekusi 18 proyek tersebut di lapangan. Mulai dari pelaksanaan tender, pembebasan lahan, sampai konstruksi. Atas dasar itulah, pemerintah membentuk KPPIP sebagai pengawas agar proyek dapat dilakukan percepatan dengan fasilitas yang diberikan pemerintah.
"Jadi kita diminta, setiap proyek yang sudah masuk PSN ini punya rencana aksi. Rencana aksi ini dipakai kita untuk memantau dan melakukan percepatan kalau ada keterlambatan,” jelas Wahyu.
Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan berkeras menunda membahas rencana pembangunan bandara Karawang sebelum bandara di Kertajati, Majalengka, tuntas. Aher, sapaannya beralasan, sengaja mengusulkan untuk menunda karena setelah bandara Kertajati rampung, baru ketahuan ada tidaknya kebutuhan tambahan bandara lagi atau tidak. “Kalau sudah selesai, dan kebutuhannya tercover Kertajati, berarti tidak perlu lagi,” kata dia. (tm/cn/psn)
Berbagi Artikel :

3 komentar:

  1. Ahamdulillah ga jadi kena POLUSI SUARA....

    BalasHapus
  2. Sekalian aja kereta cepat juga gak jadi gak usah d lanjutin...buang2 duit aja... gaya2an pake bangun kereta cepat.. apa gunanya? Jkt-Bdg pengen cepet pake kereta saat ini aja udah cepet kok...

    BalasHapus
  3. Udah nunggu2. Ternyata dibatalin.

    BalasHapus

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template