Polisi Selidiki Keterlibatan Bupati - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » , » Polisi Selidiki Keterlibatan Bupati

Polisi Selidiki Keterlibatan Bupati

Written By Mang Raka on Rabu, 22 Februari 2017 | 12.30.00

- Dalam Insiden Taman Sri Baduga

PURWAKARTA, RAKA – Polisi terus menyelidiki insiden meninggalnya pengunjung Taman Sri Baduga, akhir pekan kemarin. Tak menutup kemungkinan, polisi bakal memanggil Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi, jika ada keterlibatan dalam kepanitiaan acara tersebut.
Kini, air mancur Taman Sri Baduga Situ Buleud, di Jalan KK Singawinata Purwakarta, sudah dipasangi garis polisi, Selasa (21/2). Ini dilakukan pihak kepolisian, menyusul dengan adanya korban jiwa pada saat pelaksanaan peresmian tahap III air mancur di Taman Sri Baduga, Situ Buleud pada hari Sabtu, (18/2) malam lalu. Atas insiden tersebut, pihak kepolisian memasang garis polisi untuk melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian.
Polisi mengendus unsur kelalaian panitia saat acara peresmian air mancur yang menghadirkan Menteri Pariwisata RI tersebut. Menurutnya, penyidik mengendus adanya unsur tindak pidana kelalaian mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang diacara peresmian air mancur ini. “Karena adanya kejadian meninggalnya seseorang, patut diduga adanya tindak pidana disitu. Makanya kita melakukan police line untuk melakukan penyelidikan,” kata AKP Agta Bhuana Putra, Kasat Reskrim Polres Purwakarta.
Selain melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian, kata dia, petugas juga telah memanggil sejumlah saksi yang mengalami insiden pingsan pada saat kejadian. Tak cukup di situ, polisi juga telah memanggil dua pejabat dinas yang bertanggung jawab atas event yang digelar akhir pekan kemarin. "Kalau bupati kita lihat nanti. Kita akan melihat dari susunan panitia dan pihak bertanggung jawab dalam acara itu, ada tidaknya nama bupati disusunan itu," jelasnya.
Panitia, kata Agta, mengabaikan ketentuan mengadakan kegiatan akbar terlebih mengundang seorang menteri. Karena, sambung dia, idealnya panitia mengurusi izin keramaiannya. Untuk setingkat menteri izinnya harus dari Mabes Polri. Polres hanya memberi rekomendasi. Acara peresmian yang dihelat akhir pekan kemarin ditegaskaan sama sekali tidak memiliki ijin. Dia melanjutkan, sesuai ketentuan pengurusan ijin keramaian terlebih mengundang pejabat negara memerlukan waktu cukup lama. "Idealnya sebulan sebelumnya izin itu diurusi. Ini tiga hari lagi digelar malah kita yang jemput bola. Tak ada sama sekali koordinasi," pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan, peresmian tahap III air mancur di Taman Sri Baduga, Situ Buleud, jalan KK Singawinata – Purwakarta, Sabtu (18/2) minta tumbal. Indra Kusumawati (42) salah seorang warga asal Gang Beringin Kelurahan Nagri Kidul Kecamatan Purwakarta yang hendak menyaksikan peresmian tersebut meninggal dunia saat dilarikan ke RSUD Bayu Asih Purwakarta. Diduga ia kehabisan oksigen saat berdesak-desakan dengan pengunjung lainnya untuk menyaksikan pertunjukan air mancur di taman tersebut. Selain korban meninggal, sejumlah pengunjung lainnya juga sempat pingsan dan langsung di evakuasi ke rumah sakit milik Pemda Purwakarta tersebut. (awk)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template