PKL Plered Terusir dari Tempat Wisata Kuliner - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » PKL Plered Terusir dari Tempat Wisata Kuliner

PKL Plered Terusir dari Tempat Wisata Kuliner

Written By ayah satria on Sabtu, 04 Februari 2017 | 14.30.00

PLERED,RAKA - Para Pedagang Kaki Lima (PKL) di Kecamatan Plered, kembali berjualan di badan jalan. Pasalnya, lokasi tempat mereka berjualan diambil alih pihak lain.
Tempat berjualan para PKL sebelumnya, yang bersebelahan dengan tempat wisata kuliner maranggi (sekitar Stasiun KA Plered) diketahui masih dalam status sengketa sejumlah pihak. Namun dalam waktu dekat ini, rencananya akan dibangun pertokoan.
"Disuruh pindah, karena lapak lama mau dibangun pertokoan. Padahal kami sudah nyaman berjualan dilokasi itu," ujar Kosasih (40), salah satu PKL yang berjualan gorengan kepada awak media, kemarin. Menurutnya, sudah sejak sepekan terakhir, ia dan puluhan PKL lainnya berjualan di bahu Jalan Raya Plered.
Suparman (41), PKL lainnya, bahkan sudah mengusulkan, agar lapak di lahan itu ditata supaya serasi dengan tempat wisata kuliner maranggi. "Padahal kami sudah mengikuti anjuran pemerintah setempat. PKL dipusatkan disatu titik, agar serasi dengan warung sate maranggi dan tidak semrawut. Eh pas sudah tertata malah kami dipindah lagi ke jalan," ujar penjual martabak itu.
Pedagang lainnya meminta, agar jangan menyalahkan PKL jika kembali membuat kesemrawutan di kawasan Kecamatan Plered. Pasalnya, tindakan itu karena terdesak dan para PKL diusir dari tanah sengketa tersebut. "Bukan keinginan kami kalau kembali pindah ke bahu jalan, di lapak yang sudah nyaman kami disuruh pergi begitu saja," sesal Suparman.
Dari pantauan Radar Karawang, banyaknya PKL yang memadati bahu jalan, sontak menimbulkan kemacetan. Tidak sedikit pengendara mengeluhkan dampak dari semakin menyempitnya bahu jalan. "Pemerintah harus secepatnya menyelesaikan permasalahan serta bisa menertibkan para pedagang agar kembali ketempat semula," kata Herman (40) salah satu pengguna motor.
Menurutnya, jika PKL dibiarkan berjualan dibahu jalan, bukan tidak mungkin pedagang lain yang sebelumnya ditertibkan ikut pindah. "Buktinya pedagang sate juga mulai banyak yang pergi dari wiskul dan buka jongko dipinggir jalan seperti dulu," ujarnya.
Hingga berita ini ditulis, Radar Karawang belum dapat mengkonfirmasi para pihak yang terkait permasalahan PKL di wilayah tersebut. (gan)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template