Petani Kutaampel Terpaksa Tunda Tanam Padi - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Petani Kutaampel Terpaksa Tunda Tanam Padi

Petani Kutaampel Terpaksa Tunda Tanam Padi

Written By Mang Raka on Sabtu, 18 Februari 2017 | 14.30.00

- Akibat Terendam Banjir

BATUJAYA, RAKA - Akibat luapan air saluran pembuang, 3 rumah warga Desa Kutaampel, Kecamatan Batujaya terendam banjir. Bantaran sungai sudah tidak mampu lagi menahan debit air yang begitu banyak, selain 3 rumah tersebut, areal pesawahan milik petani dan beberapa kebun garapan warga setempat harus mengalami gagal tanam. Hal ini membuat petani terpaksa menunda tanam padi.
Warga Desa Kutampel Otong (44) mengatakan, bantaran sungai saluran pembuang tidak mampu menahan air yang terlalu banyaknya. Akibatnya 3 rumah warga yang berada di bantaran sungai menjadi korban, selain itu areal pesawahan dan kebun milik warga juga harus ikut terendam. "Banjir di sini baru sawah dan kebun aja yang terparah, dan ada juag 3 rumah yang terendam, mudah-mudahan tidak ada lagi rumah warga yang menjadi korban," katanya, kepada Radar Karawang, (17/2) kemarin.
Saluran pembuang yang berbatasan dengan Kecamatan Tirtjaya ini, sambung dia, sudah mengalami pendangkalan. Tidak ada cara lain untuk mengatasi banjir ini selain mengadakan normalisasi ataupun pengerukan. Ia melanjutkan, dengan areal sawah yang banyak terendam, petani tidak mungkin menajalankan proses tanamnya, mengingat debit air yang terlalu banyak, dan untuk hujan kali ini ia khawatir akan lebih banyak yang menjadi korban, pasalnya musim hujan baru dimulai saja keadaan air sudah sebanyak ini. Namun ia berharap, tidak ada lagi yang menjadi korban-korban selanjutnya. "Seharusnya sekarang sudah mulai musim tanam, tapi keadaannya kaya gini, mau membajaknya aja susah dan gak mungkin," ujarnya.
Hal senada dikatakan Ahmad (42), musim tanam seharusnya sudah dimulai saat ini, namun dengan keadaan areal pesawahan yang terndam banjir tidak memungkinkan warga untuk memulainya. "Kalau tidak banjir mah petani sudah harus mulai membajak sawahnya, karena sekarang itu sudah musimnya tanam, paling tidak sudah dimulai dengan membajaknya," pungkasnya. (mg3)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template