Peresmian Air Mancur Tanpa Izin Polisi - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » , » Peresmian Air Mancur Tanpa Izin Polisi

Peresmian Air Mancur Tanpa Izin Polisi

Written By Mang Raka on Selasa, 21 Februari 2017 | 13.00.00

PURWAKARTA, RAKA - Peresmian tahap tiga air mancur di Taman Sri Baduga, Situ Buleud, Purwakarta, Sabtu (18/2) lalu, ternyata tidak mengantongi izin dari pihak kepolisian.
Pihak Polres Purwakarta tidak mengeluarkan izin lantaran Pemkab Purwakarta atau pelaksana kegiatan tersebut tidak membuat surat pemberitahuan. "Untuk izin tidak ada, dikarenakan tidak adanya pemberitahuan dari panitia terkait kegiatan tersebut," kata Kasat Reskrim Polres Purwakarta AKP Agta Bhuana Putra, Senin (20/2).
Dia menyatakan, petugas kepolisian akan melakukan pemeriksaan secara mendalam atas insiden tersebut. Kepolisian, kata dia, akan membuat laporan model A yakni laporan yang dibuat oleh petugas Polri atas insiden atau peristiwa yang ditemukan sendiri oleh petugas kepolisian. "Sementara kami membuat laporan polisi model A dan kemudian kami laksanakan penyelidikan," singkatnya.
Terpisah, kritikan tajam dilontarkan Sekretaris DPC Partai Demokrat Kabupaten Purwakarta Nanang Purnama. Dia menilai, panitia pelaksana kegiatan tidak memiliki persiapan yang maksimal. Sehingga dalam pelaksanaan peresmian yang dihadiri Menteri Pariwisata itu diwarnai kerusuhan. Pengunjung yang membludak memaksa masuk ke dalam taman air mancur yang diklaim terbesar se-Asia Tenggara ini.
Dia mengatakan, pihak penyelenggara dinilai tidak memiliki site plan pengamanan, sehingga tidak maksimal dalam mengantisipasi pembeludakan pengunjung. Beberapa pengunjung yang pingsan, pengunjung yang nekat memanjat pagar, bahkan salah seorang pengunjung meninggal saat dilarikan ke RSUD Bayu Asih Purwakarta, dinilainya merupakan bukti dari kelalaian pihak penyelenggara. "Saya menduga, ada kelalaian dari pihak penyelenggara baik itu Pemda Purwakarta atau EO. Jelas ini harus jadi pelajaran dan evaluasi ke depan, jangan cuma mengejar target ramai atau mewah sedangkan keamanan tidak maksimal," kritik Nanang.
Insiden akhir pekan di Situ Buleud sebagai ruang publik yang saat ini sudah dibatasi lanjut dia, juga harus menjadi perhatian pihak kepolisian Polres Purwakarta. Jika terbukti terdapat kelalaian dari pihak penyelenggara petugas penegak hukum untuk tidak segan-segan melakukan penyidikan dan penyelidikan. Pihaknya mendesak sesegera mungkin kepolisian untuk memanggil pihak yang bersangkutan untuk mendapat penjelasan atas insiden yang menggegerkan warga Purwakarta ini. "Polisi harus melakukan pendalaman dan pemeriksaan serta memanggil pihak terkait kegiatan ini," pungkasnya.
Sementara, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Pariwisata dan Budaya Purwakarta Agus Hasan Saepudin tidak memberikan komentar sedikitpun saat dikonfirmasi terkait insiden dalam pelaksanaan peresmian air mancur tersebut. Saat dimintai tanggapannya, ia mengaku sedang sibuk dan belum bisa memberikan keterangan. "Nanti saja ya, ini sedang di Polda dulu," kata dia singkat melalui teleponnya. (awk)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template