Pemkab Kewalahan Memerangi Hoax - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Pemkab Kewalahan Memerangi Hoax

Pemkab Kewalahan Memerangi Hoax

Written By ayah satria on Sabtu, 04 Februari 2017 | 12.30.00

KARAWANG,RAKA - Pemkab Karawang mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk memerangi berita hoax melalui media-media sosial. Sikap tegas itu ditempuh untuk menciptakan suasana nyaman dan kondusif.
"Pemerintah tidak bisa sendirian mencegah berita hoaks ini karena perlu dukungan masyarakat luas. Saya harapkan partisipasi masyarakat untuk memeranginya agar Karawang tetap kondusif," kata Bupati Karawang dr Cellica Nurrachadiana kepada wartawan usat acara Deklarasi Masyarakat Anti Hoax, dilapangan Karangpawitan, Jumat (3/2) kemarin.
Cellica meminta masyarakat lebih  cerdas dan bisa menyaring informasi dari media sosial yang pantas untuk diketahui. Sebab, saat ini ada saja oknum masyarakat yang memanfaatkan media sosial untuk menyebarkan informasi bohong untuk tujuan tertentu. Informasi yang memprovokasi masyarakat atau menebarkan kebencian harus diperangi karena bisa mengancam kondusifitas Karawang. " Masyarakat jangan percaya dengan informasi seperti itu karena bertujuan untuk menimbulkan keresahan," imbaunya
Cellica tidak menampik jika  dirinya terkadang dijadikan sasaran berita berita hoax tersebut  dalam kapasitasnya sebagai bupati Karawang. Meski mengaku sempat kesal, Cellica tidak memiliki dendam terhadap orang yang sering membullynya itu. "Saya ini jadi korban berita hoax tapi saya menyikapinya dengan bekerja keras untuk masyarakat itu jawaban saya atas berita hoax tersebut," tandasnya.
Dikatakannya, perkembangan berita hoax di Karawang belakangan ini semakin menjadi-jadi bahkan cenderung nekat. Padahal berita hoax tersebut memiliki konsekuensi hukum jika ada pihak yang merasa dirugikan. Pelaku penyebar berita hoax terancam dengan hukuman pidana jika diproses secara hukum. " Kalau saya amati memang sudah keterlaluan penyebaran berita hoax ini makanya kita mendeklarasikan masyarakat anti hoax ini bertujuan untuk memeranginya,"ungkapnya.
Cellica meminta  masyarakat terutama para pelajar memanfaatkan media sosial untuk tujuan yang positif. Pasalnya para pelajar ini paling mudah terkena provokasi oleh berita-berita hoax. Bahkan tidak jarang media sosial ini digunakan untuk memprovokasi pelajar lain hingga terjadi tawuran pelajar. "Kita sudah sering menangani tawuran pelajar karena ada oknum pelajar menyebarkan informasi yang tidak dipertanggungjawabkan," pungkasnya. (ops)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template