Pejabat Karawang Rawan Dicomot KPK - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Pejabat Karawang Rawan Dicomot KPK

Pejabat Karawang Rawan Dicomot KPK

Written By Mang Raka on Selasa, 14 Februari 2017 | 12.00.00

LEMAHABANG WADAS, RAKA - Banyaknya kebocoran pembangunan di Karawang diakibatkan dari lemahnya pematangan perencanaan selama ini. Kondisi ini membuat gundah Pemkab Karawang, karena saat ada pembinaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebutkan prosedur keuangan dan perencanaan di Karawang masih lemah.

Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Karawang, Kusnandar disela-sela Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Lemahabang mengatakan, KPK pernah memberikan pembinaan kepada Pemkab karawang dengan harapan agar prosedur keuangan lebih baik. Dan hal yang lebih pentingnya lagi adalah perencanaan,  karena konon banyak kebocoran akibat lemahnya perencanaan, oleh karena itu perencanaan ini diakuinya harus masuk dari satu Pintu yaitu Musrenbang.
Dulu sambungnya, mungkin kades dan masyarakat menganggap sepele musrenbang, tapi sekarang ini menjadi satu pintu dalam membuat segudang perencanaan dan ajuan, karena di forum ini satu pintu menampung semua usulan dari berbagai leading sektornya. "Jangan anggap remeh musrenbang sekarang, karena menjadi satu pintu semua usulan masyarakat. Banyaknya kebocoran selama ini lantaran memang perencanaannya kurang matang," ujarnya.
Senada diungkapkan Kabid Monitoring dan Evaluasi (Monev) Bapeda, Wahidin MM saat ini, Pemkab mencoba kegiatan Musrenbang melalui pendekatan e-Planning dari tingkat Kecamatan dan Dapil hingga Kabupaten, artinya tidak lagi manual, tapi input data hasil dari bawah dihimpun melalui sistem yang dinamai "Sibangun", hanya saja e Planning ini baru Sampai tingkat Kecamatan, semoga saja kedepan desa juga bisa menggelar Musrenbang input data-datanya melalui pendekatan e Planning ini. Soal Perencanaan sebut Wahidin,  jangan anggap remeh, karena perencanaan yang berkualitas, itu muncul dari 2 menu, yaitu dari masyarakat maupun dari pemerintahan desa, semuanya harus tertampung baik soft Copy dan Hard Copy, sehingga dokumn e plaining ini menjadi nyaman untuk diakses semua pihak. "Kita gunakan perencanaan e Planning, input datanya melalui sistem, hanya saja belum sampai ketingkat desa baru sampai ditingkat Kecamatan saja," ungkapnya.
Dirinya menyarankan saling koordinasi antar leading sektor di tingkat desa dan Kecamatan diperkuat, baik Pertanian, Pendidikan, Kesehatan, KUA maupun Perikanan sekalipun. Semuanya bisa saling shering mengusulkan pembangunan yang diperlukan, untuk kemudian dirembukan dalam Musrenbang Kecamatan dan Dapil hingga diteruskan ditingkat Kabupaten, baru kemudian dibuat oleh Kabupaten Rencana Kerja (Renjra) dan Rencana Strategisnya (Renstra) untuk menyisir kebutuhan-kebutuhan infrastrukturnya." Semua Sektor harus saling terintgrasi dalam membuat ajuan, koordinasi ini penting dalam menyusun perencanaan," pungkasnya. (rud)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template