Parah! Komplotan Bocah SD Bobol Rumah - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » , » Parah! Komplotan Bocah SD Bobol Rumah

Parah! Komplotan Bocah SD Bobol Rumah

Written By Mang Raka on Kamis, 23 Februari 2017 | 12.00.00

-Beroperasi di Perumahan Kotabaru Permai


KOTABARU, RAKA - Lima bocah yang masih berstatus pelajar sekolah dasar ini benar-benar nekat. Sebelum tertangkap warga, mereka sudah membobol beberapa rumah warga di Kecamatan Kotabaru. Mereka adalah EM (8), GP (11), FA (12), IF (12), dan AP (12). Kelimanya tercatat sebagai siswa di SD negeri di Desa Wancimekar.
Aksi komplotan ini terbongkar setelah aksi EM dan GP berhasil diketahui oleh warga Perumahan Kotabaru Permai Blok N4 No 15, Pupuh Supriono (36), Rabu (22/2) kemarin. Saat itu, Pupuh memergoki dua bocah itu sedang berusaha mencongkel jendela rumahnya menggunakan obeng. "Saya pas pulang beli nasi Padang kaget bukan main, bocah lagi ngebukain jendela rumah menggunakan obeng. Jendela berhasil dibuka," ucapnya kepada Radar Karawang.
Setelah memergoki aksi bocah itu, dia langsung menginterogasi keduanya. Menurutnya mereka sudah berpengalaman membobol rumah. Pasalnya, saat ditanya, jawaban si anak terus berputar-putar.  "Saya tadinya mau lepas, namun karena saya sudah dua kali menjadi korban. Akhirnya saya bawa anak tersebut ke Polsek Kotabaru," ucapnya.
Dirinya menduga anak-anak ingusan itu adalah pelaku yang dulu membobol rumahnya. Begitu pula dengan tetangganya, juga menjadi korban pencurian. "Saya pas kejadian pertama kehilangan Playstation, jam tangan, TV LED 32in, dan laptop," ucapnya.
Saat diinterogasi di kantor Polsek Kotabaru, EM dan GP mengaku disuruh oleh bosnya yang belakangan diketahui teman sepermainan mereka bernisial FA (12). "Kami bertiga sama FA," ucapnya singkat.
Orangtua GP, Agus Saripudin (40) warga Perumahan Rancamanyar, Desa Wancimekar mengatakan, dirinya kaget saat mengetahui anaknya ditangkap karena berusaha membobol rumah warga. "Bocahnya lugu. Ini terpengaruh pergaulan di luar," ucapnya.
Orangtua EM, Kundang (52) warga Perumahan Rancamanyar, juga mengaku kaget saat anaknya diketahui berusaha membobol rumah warga. "Anaknya gak pernah sekolah, sampai guru di sekolah ke rumah. Namun anaknya susah buat disadarkan," ucapnya.
Dirinya merasa sangat sedih karena anak keenamnya itu melakukan perbuatan yang tidak patut ditiru. "Saya suka aneh kalau pulang suka bawa makanan yang enak-enak. Saya tegur, jawabnya hasil ngamen," ucapnya.
Sedangkan orangtua FA, Anang Basari (43) menyayangkan jika anaknya dituding menjadi salah satu pelaku pencurian yang dilakukan di Perumahan Kotabaru Permai. "Memang anak saya komandannya, bosnya, betul. Tapi kalau kejadian kali ini saya berani jamin 100 persen anak saya tidak terlibat," ucapnya.
Ia juga menyadari, kalau anaknya pernah melakukan tindakan tidak wajar beberapa waktu yang lalu. Namun sampai saat ini pihaknya terus mengawasi dan memantau, apa saja yang telah dilakukan anaknya. "Saya sampai berantem sama istri akan ulah anak, karena dia saya tempeleng. Dan saya ancam mau saya bakar, tapi saya berani 100 persen kalau anak saya tidak melakukan hal tersebut," ucapnya.
Sementara FA (12) mengaku sempat diajak melakukan aksi yang biasanya dia lakukan dengan teman-temannya. Namun kali ini dirinya sama sekali tidak berani, setelah ditempeleng orangtuanya. "Saya dituduh ikut aksi. Saya akui pernah sekali, tapi habis itu gak pernah lagi," ucapnya.
FA juga menyebutkan anak-anak yang suka beroperasi membobol rumah. "IF kelas 6 satu kelas sama saya, dan AP kakak dari EM," ucapnya.
Babinkantibmas Desa Wancimekar, Saparno mengatakan, pelaku semuanya di bawah umur. Pihaknya tidak bisa memutuskan kalau hukuman akan diberikan kepada pelaku. "Kita akan liat perkembangan kedepannya. Jika hal itu terjadi lagi, orangtua yang akan menjadi jaminan. Kalau tidak ganti rugi," ucapnya.
Ia juga mengatakan, di wilayah Wancimekar bukan kali pertama terjadi kasus yang pelakunya berusia di bawah umur. "Di Wancimekar di beberapa tempat sering pencurian yang pelakunya di bawah umur. Pengawasan orangtua harus ekstra, sekalipun kesehariannya sangat sibuk," ucapnya. (mg2)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template