Omset Usaha Cuci Motor Naik - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Omset Usaha Cuci Motor Naik

Omset Usaha Cuci Motor Naik

Written By Mang Raka on Jumat, 24 Februari 2017 | 12.00.00

TELUKJAMBE TIMUR, RAKA - Tidak semua orang beranggapan hujan adalah bencana karena memicu terjadinya banjir. Bahkan sebaliknya, berkah yang mesti disyukuri lantaran memberikan peluang sebuah usaha.

Setidaknya, ini yang diungkapkan pelaku usaha cuci kendaraan di sepanjang Jalan Raya Telukjambe Timur, Kamis (23/2). Usaha pencucian kendaraan baik motor maupun mobil selama musim hujan ini mengalami kenaikan omset hingga 300 persen, kendati sebagian masyarakat mengeluhkan musim hujan karena menghambat aktivitas justru yang mereka lakukan.
Kenaikan omset itu diakui diakui Rumyat (30) pemilik pencucian kendaraan bermotor di pinggir Jalan Raya Telukjambe Timur. Dikatakannya, kenaikan omset bukan hanya terjadi di pencucian miliknya, tetapi juga pencucian lainnya. Dan itu diakuinya setelah mendengar pengakuan rekan-rekan pengusaha sejenis di ruas jalan yang sama dimana dia membuka usaha.
Rumyat tidak menyangkal jika selama satu bulan musim hujan usahan6a mengalami kenaikan hingga 300 persen. Dan kebanyakan kendaraan yang menggunakan jasa pencuciannya adalah motor meski tidak sedikit juga untuk kategori mobil. "Sebagian warga ada yang dirugikan dengan datangnya musim hujan ini, tapi alhamdulillah tidak dengan saya. Dalam satu hari jadwal operasional usaha saya sekarang malah tambah waktu hingga jam 9 malam. Dan pegawai saya pun merasa puas karena berdampak kepada penghasilan mereka," ucapnya.
Doni (23) pekerja pencucian kendaraan milik Rumyat menerangkan kendaraan yang dicuci jika motor Rp 15.000 dan mobil Rp 25.000. Dalam satu pekan terakhir jumlah kendaraan yang masuk sekitar 1.123  kendaraan. "Jika motor sampai 1000 an dan sisanya mobil. Kami sangat bersyukur karena otomatis pendapatan kami juga bertambah," katanya.
Hengki (32) pemilik minibus, membenarkan dirinya merasa repot memiliki kendaraan jika musim hujan. Dalam satu minggu kendaraan harus di steam agar tidak mudah rusak sebagian spare part kendaraannya. "Kalau dibiarin spakbor saya bisa keropos oleh lumpur dan sebagian sparepart akan mudah rusak maka jawabannya, ya mesti di steam  agar kendaraan saya tetap baik juga performa rem kendaraan jauh lebih awet," pungkasnya. (yfn)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template