Linmas Tamelang Meradang - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Linmas Tamelang Meradang

Linmas Tamelang Meradang

Written By Mang Raka on Jumat, 17 Februari 2017 | 14.30.00

*Sebulan Masih Terima Honor Rp 125 Ribu

PURWASARI, RAKA - Linmas di Desa Tamelang, Kecamatan Purwasari meradang. Sementara teman-temannya linmas di daerah lain sudah bisa makan layak dengan honor sekitar Rp 750 ribu mereka justru masih diangka Rp 125 ribu. Honor sebesar itu tidak seimbang dengan tanggung jawab kerja yang dibebankan kepada mereka.

Hal tersebut disampaikan Mulyana, Linmas Desa Tamelang, saat ditemui dibalai Desa Tamelang, Kamis (16/2). Menurutnya, meski saat ini sudah ramai diperbincangkan akan dilakukan kenaikan honor gaji linmas dengan Dana Bagi Hasil (DBH) oleh pemerintah Daerah. Akan tetapi, hingga saat ini honor yang didapatkannya masih diangka Rp 125 ribu. Padahal, selama ini dalam menjalani tugas sebagai linmas desa, sangat tidak sesuai dengan upah bulanan yang didapatkan. "Honor kami sampai sekarang masih Rp 125 ribu perbulannya. Sedangkan informasi kenaikan honor itu kami juga sudah tahu," terang Mulyana.
Padahal, ia mengatakan, harapan agar honor gaji per bulan dapat dinaikan sangat ditunggu-tunggu. Karena realitasnya saat ini pendapatan gaji sebagai linmas dinilai tidak manusiawi. "Sekarang harga keperluan dapur sudah pada mahal, jadi kalau gajih cuman segitu jelas kami sangat kekurangan sekali," katanya.
Dia berharap, agar rumor yang beredar tentang kenaikan honor gajih linmas dinaikan ditahun ini, hingga menembus Rp 750 ribu tersebut dapat segera terwujud. Hal tersebut dikarenakan mampu menjadikan kesejahteraan para linmas sedikit teringankan. "Saya berharap itu terealisasi tentang kenaikan honornya, karena dengan seperti itu, kita bisa diringankan, untuk keperluan hidup keluarga nantinya," ucapnya.
Hal senada dituturkan Salim juga anggota Linmas Desa Tamelang yang tetap bersiaga dalam menjalani rutinitas kerja untuk tetap menjaga keamanan dilingkungan desa. Menurutnya, meski pembayaran honor gaji terbilang lancar akan tetapi hanya Rp 125 ribu per bulan. Uang sebensar itu tidak mampu menutupi keperluan kebutuhannya sehari hari. Maka itu, diharapkan desakan untuk segera dinaikannya honor linmas dapat secepatnya terealisasi. "Sudah jumlahnya kecil, gajiannya kadang dua bulan sekali. Saya berharap gaji kami lebih layak disesuaikan dengan tugas kami saat ini," katanya.
Ditempat berbeda, Kasie Trantib Desa Duren, Arief Maulana, menanggapi perihal honor linmas yang saat ini ramai diperbincangkan untuk dilakukan kenaikan dengan pembagian Dana Bagi Hasil (DBH) tersebut memang seharusnya dilakukan. Hal tersebut memang sudah direncanakan kenaikan honor linmas/hansip diwilayahnya sudah digulirkan. "Kalau untuk diwilayah Kecamatan Klari sudah ada informasi katanya memang akan dinaikan honor hansip disetiap desa, cuman sampai sekarang belum dapat perkembangan informasi lagi," tuturnya.
Jika memang, lanjut dia, akan dilakukan kenaikan honor gaji linmas, maka diharapkan kenaikan tersebut dapat dirasakan secara merata untuk para lintas yang berada diberbagai wilayahnya. Agar nanti, kesejahteraan para linmas diseluruh wilayah dapat lebih baik ketimbang sebelumnya. "Jadi kalau memang akan dinaikan, maka saya berharap itu bisa merata jangan sampai ada perbedaan pendapatan," pungkasnya. (ian)
Berbagi Artikel :

1 komentar:

  1. Aduh kecil banget tuh...eta bp amud mani gagah euy...inget ka uwing kenh te...menta naek atuh ka lurah mulyono piraku umroh pd bisa naekn gjh linmas susah...

    BalasHapus

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template