Kasus Sekolah Ambruk Mulai Diusut - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » , » Kasus Sekolah Ambruk Mulai Diusut

Kasus Sekolah Ambruk Mulai Diusut

Written By Mang Raka on Selasa, 21 Februari 2017 | 12.00.00

KARAWANG, RAKA - Bertambahnya bangunan sekolah yang ambruk membuat mata penegak hukum mulai terbelalak. Belakangan diketahui, Kejaksaan Negeri Karawang mulai menyelidiki kasus robohnya bangunan beberapa sekolah yang tersebar di Karawang.
"Kita sudah mulai menangani kasus ini, dan sekarang dalam proses telaah tim penyidik pidana khusus," kata Kepala Kejaksaan Negeri Karawang Sukardi kepada sejumlah wartawan, Senin (20/2).
Dia mengaku langsung membentuk tim khusus, setelah kasus sekolah roboh menjadi objek pemberitaan sejumlah media massa. Diakuinya, tim penyidik pidana khusus tengah bekerja mengumpulkan informasi, termasuk mengkliping berita-berita terkait sekolah roboh tersebut. "Kasi Pidsus masih pendidikan di luar negeri, sehingga penanganannya sempat tertunda. Nanti setelah pulang pendidikan, kasus ini akan dilanjutkan lagi," tegasnya.
Dikatakannya, untuk menangani kasus dugaan korupsi pembangunan sekolah tahun anggaran 2012, pihaknya tidak menangani kasus per kasus. Tetapi seluruh pembangunan sekolah pada saat tahun tersebut. Menurut dia, ini dilakukan karena spesifikasi bangunan seluruhnya sama, sehingga harus ditangani secara menyeluruh. Mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan kegiatan. "Kalau kita tangani setiap sekolah makan waktu, jadi seluruhnya saja pada saat tahun 2012. Itu kan banyak sekolah dibangun," terangnya.
Seperti diketahui, baru-baru ini sejumlah sekolah ambruk secara bergiliran. Seluruh sekolah yang rubuh tersebut diketahui dibangun pada tahun anggaran 2012. Bangunan sekolah dinilai tidak sesuai dengan spesifikasi teknis, karena atap sekolah menggunakan rangka baja ringan, namun gentingnya terbuat press tanah liat. Akibatnya ketika musim hujan, bobot genting naik akibat resapan air hujan, hingga tidak mampu ditahan oleh baja ringan. Untuk awal tahun 2017 saja, sudah 4 sekolah ambruk. Diantaranya SDN Ciptamargi II di Kecamatan Cibuaya, SDN Pusakajaya Selatan II di Kecamatan Cibuaya, SMPN 1 Tirtajaya di Kecamatan Tirtajaya, serta SMAN 1 Cikampek di Kecamatan Kotabaru. Pada tahun 2016, SMPN 1 Telukjambe Timur mengalami hal serupa, sedangkan tahun 2015 bangunan SMKN 1 Karawang juga roboh hingga menimbulkan korban luka 2 orang. (ops)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template