Kantor Golkar Didemo - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Kantor Golkar Didemo

Kantor Golkar Didemo

Written By Mang Raka on Selasa, 14 Februari 2017 | 16.00.00

KARAWANG, RAKA - Tiba-tiba saja, kantor DPD Partai Golkar Kabupaten Karawang yang berada di Jl Ahmad Yani, dibuat hangat oleh massa yang mengklaim berasal dari pengurus kecamatan dan pengurus desa, Senin (13/2).
Sambil membawa sejumlah poster, mereka mengaku kecewa dengan kebijakan yang dilakukan oleh pengurus DPD Partai Golkar di bawah komando Sri Rahayu Agustina. Sempat terjadi sedikit memanas karena beberapa di antara mereka melakukan debat terlebih dulu dengan anggota DPRD Karawang dari fraksi Golkar, Asep Syaripudin.
Tidak puas dengan perdebatan itu, massa langsung menuju halaman depan kantor DPD Partai Golkar. Mereka membentangkan spanduk dan melakukan orasi. Para pendemo menuntut musyawaraqh kecamatan diulang, turunkan Sri Agustina sebagai Ketua DPD Partai Golkar dan mendesak DPP Golkar agar menindaklanjuti surat mosi tidak percaya dari pengurus kecamatan terhadap DPD Partai Golkar.
Sementara kondisi gedung DPD Golkar terutama pintu utama sudah dijaga ketat oleh Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) yang menggunakan seragam loreng untuk melakukan pengamanan.
Ketua Pengurus Kecamatan Klari Endang Sutisna mengatakan, kehancuran Golkar sudah di depan mata karena dinilainya, kepengurusan sekarang tidak mumpuni. Hal itu dilihat dari mayoritas pengurus partai Golkar merupakan orang baru, sedangkan orang yang sudah lama mengabdi di Golkar ditendang. "Saya yakin dengan kondisi ini Golkar akan turun. Golkar akan hancur, karena kami pengurus-pengurus lama dibinasakan begitu saja," teriak Endang, di depan gedung DPD Golkar.
Menurutnya, pengurus desa dan pengurus kecamatan merupakan aset Golkar, karena terus melakukan pergerakan di level masyarakat bawah. Bahkan dipastikan kader lama Golkar yang sudah puluhan tahun mengabdi.
"Kami aset Golkar, kami bukan menginginkan jabatan di Golkar, tetapi ini bentuk kecintaan kami ke Golkar. Saat partai lain melakukan konsilidasi untuk membesarkan partai. Golkar mala memecah belah kader," ujarnya.
Lebih lanjut dia menyampaikan, dari 30 pengurus kecamatan yang ada, 26 diantaranya sudah melakukan musyawarah kecamatan. Sementara sekitar 22 PK menolak hasil muscam tersebut karena saat muscam dilakukan sama sekali tidak melibatkan pengurus yang sebelumnya.
"Saharusnya muscam itu pelaksana atau panitianya PK yang lama. Kemudian yang memiliki hak suara adalah PD yang sudah ada. Inikan tidak jelas, tau-tau sudah digelar muscam saja," paparnya.
Pengurus Desa Kampungsawah, Kecamatan Jayakerta, Oman Suryawijaya, menyatakan, Ketua Pengurus Kecamatan Jayakerta masih tetap H Ma'mun. "Bagi saya, ketua PK Jayakerta tetap H Ma'mun, tidak ada ketua PK lain, apalagi ketua PK baru," tegasnya.
Sementara Ma'mun mengatakan, muscam yang dilakukan oleh DPD Partai Golkar bertentangan dengan aturan partai. Karena dilakukan tidak melibatkan dirinya. "Kami meminta DPP mendengar dan menindaklanjuti aspirasi kami. Karena kami sudah melayangkan surat mosi tidak percaya," ujarnya.
Saat hendak dimintai keterangan terkait kisruh di internal partai beringin tersebut, Ketua DPD Partai Golkar Karawang Sri Rahayu Agustina memilih tidak berkomentar. "Ngak udah (komentar). Saya serahkan sama Wakil Sekertaris Bidang Organisasi (Deden Nurdiansyah)," ujar Sri melalui pesan singkatnya.
Saat Wakil Sekretaris Bidang Organisasi Deden Nurdiansyah dihubungi lewat sambungan telepon selulernya, tidak ada jawaban meski bernada aktif. Begitupun saat dikirimi pesan singkat, hingga berita ini ditulis, belum juga berbalas. (zie)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template