Jatuh Bangun Kelola 5 Cabang - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Jatuh Bangun Kelola 5 Cabang

Jatuh Bangun Kelola 5 Cabang

Written By ayah satria on Sabtu, 04 Februari 2017 | 11.55.00

Berawal dari ketertarikannya melihat pedagang bubur ayam di Bandung, Nana Suryana (41) yang saat itu berjualan tahu sumedang, merasa jika usaha yang digelutinya akan semakin lengkap jika dipadu padankan dengan makanan bertekstur lembut dan sedikit berair itu.
Tepatnya tahun 2005, Nana memantapkan kakinya berjualan bubur ayam. Berbekal resep yang dibelinya dari seorang pedagang bubur tersohor di Kota Kembang, akhirnya warga Sumedang itu menjajakan dagangannya menggunakan roda di depan Klinik Graha Medika, Jalan Ahmad Yani Cikampek. Tiga bulan berselang, usahanya mulai cerah. Dari gerobak, mulai membangun kedai tidak jauh dari klinik tersebut. Jaraknya hanya sepelemparan batu. "Dari satu tempat, akhirnya perlahan saya buka cabang hingga lima titik," ungkapnya kepada Radar Karawang.
Dalam sehari, bubur yang dijual Nana menghabiskan 8 kilogram beras dan 100 butir telur per hari. Jika akhir pekan. Jangan ditanya. Jumlahnya bisa berlipat-lipat. "Alhamdulillah kalau Sabtu-Minggu, ramai banget," ujarnya.
Ia melanjutkan, mengelola lima cabang bubur ayam cukup menguras tenaga. Persoalan yang dihadapinya hanya biaya operasional yang kadung tinggi. Tapi itu tidak membuatnya menyerah, dia tetap optimis usaha yang digelutinya bisa berbuah manis. Wajar, karena hingga saat ini pelanggannya bisa mencapai ratusan orang. Mulai dari yang berjalan kaki, naik sepeda, motor hingga mobil mewah. "Buka mulai pukul 06.00 sampai pukul 21.00 WIB," ujarnya.
Rata-rata kata Nana, pelanggannya membeli bubur ayam spesial. Isinya ada bubur, ati ampela, telur, dan daging ayam suwir. Dia juga menyediakan tahu sumedang, teh hangat hingga minuman dingin. "Alhamdulillah, omzet sehari Rp 4 juta," ucapnya.
Seorang pelanggan, Apris (31) warga Dawuan Tengah mengatakan, bubur ayam Mang Nana merupakan favorit keluarganya. Selain enak karena teksturnya yang lembut, juga karena buburnya komplit. "Harganya juga masuk. Ini saya beli buat istri sama anak saya," ucapnya. (mg2)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template