Jalan Raya Kampung Jati Rawan Kecelakaan - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Jalan Raya Kampung Jati Rawan Kecelakaan

Jalan Raya Kampung Jati Rawan Kecelakaan

Written By Mang Raka on Jumat, 10 Februari 2017 | 13.30.00

TELUKJAMBE BARAT, RAKA - Pengguna jalan berharap jalan utama Badami-Loji tepatnya di pinggiran Irigasi Tarum Barat, Kampung Jati hingga ke Badami, dipasang Penerangan Jalan Umum (PJU). Hal itu perlu diadakan karena merupakan sepanjang itu merupakan jalur aktif perlintasan dari berbagai arah selain untuk meminimalkan kecelakaan yang kerap terjadi di ruas tersebut.

Saat ini sumber penerangan yang ada di sepanjang jalan itu berasal dari rumah-rumah warga yang berada dipinggir jalan. Selain lampu kendaraan bermotor menjadi satu-satunya alat bantu yang bisa diandalkan untuk menerangi jalanan. Minimnya penerangan di sepanjang jalan antar kecamatan ini dikeluhkan Sutarwo (45) pengendara motor asal Desa Wanakerta, yang hampir setiap hari melintasi jalur tersebut selepas kerja.
Jika kemalaman, lanjut Sutarwo, dia merasa waswas dengan kondisi jalan yang sangat gelap. Sehingga mesti ekstra hati-hati mengendarai motornya. “Minimnya penerangan jalan di jalur ini sudah terjadi bertahun-tahun, karena makin ke selatan jalanan itu makin gelap bukan makin terang. Memang kalau rabat betonnya sih mulus, tapi percuma kalau masih gelap, malah makin memicu terjadinya kecelakaan,” ujarnya kepada Radar Karawang, Kamis (9/2).
Keluhan serupa juga disampaikan Suwandi, warga Desa Tamansari. Jika pulang malam hari, dia tidak berani memacu kendaraan lebih dari 60 kilometer per jam di titik jalan yang minim PJU. Hal itu lantaran jarak pandang sangat terbatas dan khawatir akan kecelakaan lalu lintas. Ditambah di jalan tersebut sering muncul pengendara motor yang tidak menyalakan lampu penerangan, sehingga cukup mengagetkan ketika berpapasan dengan motor-motor semacam itu.
Selain itu, kendaraan truk yang beroperasi selepas Maghrib dengan kondisi lampu belakang mati atau lampu depan hanya menyala sebelah juga harus diwaspadai. “Beberapa kali saya pernah ngerem mendadak ketika berpapasan dengan motor yang nggak ada lampunya. Pernah juga saya kaget ketika papasan sama truk yang lampunya cuma nyala sebelah, karena dikira motor nggak tahunya pas mau disalip ternyata truk penuh muatan,” keluhnya. (yfn)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template