Honorer dan Polisi Saling Sikut - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » , » Honorer dan Polisi Saling Sikut

Honorer dan Polisi Saling Sikut

Written By Mang Raka on Jumat, 24 Februari 2017 | 19.14.00

-Satu Warga Karawang Masuk Puskesmas, Lainnya Dibawa Ambulance

JAKARTA, RAKA - Tujuh jam demo di bawah terik matahari, membuat emosi honorer kategori dua (K2) semakin mendidih. Mereka mendesak masuk ke dalam Kantor Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB).
Alhasil, pintu gerbang yang dipagar-betis polisi pun berhasil dibuka honorer K2. Saat pintu berha?sil dibuka, semakin banyak aparat yang menggunakan perlengkapan lengkap berhadapan dengan honorer. Tak pelak, honorer K2 yang kebanyakan perempuan pun saling sikut. Tanaman di depan Gedung KemenPAN-RB dirusak honorer K2, karena marah MenPAN-RB Asman Abnur tidak juga datang. "Kami sudah tujuh jam di depan Gedung KemenPAN-RB, tapi MenPAN-RB masih bertahan tidak mau menerima kami," kata Ketua Forum Honorer K2 Indonesia (FHK2I) Wilayah Jawa Barat Imam Supriatman saat orasi di depan Kantor KemenPAN-RB, Kamis (23/2).
Sementara sang orator bicara, massa honorer K2 yang semakin banyak berteriak minta masuk ke Kantor KemenPAN-RB. "Masuk, masuk. Ayo, masuk," teriak honorer K2 sambil menggoyang-goyangkan pintu gerbang. Melihat situasi itu, petugas pun semakin memperketat penjagaan. Alat-alat "perang" polisi tampak disiapkan dekat gerbang. Polisi pun mulai membuat pagar betis di depan pintu gerbang.
Suasana yang makin panas, berhasil diademkan Ketum Forum Honorer K2 Indonesia (FHK2I) Titi Purwaningsih. "Kawan-kawan sabar dulu, kita tetap bertahan di sini sampai MenPAN-RB datang. Kami tidak akan menerima nego apa pun dari staf MenPAN-RB," seru Titi yang disambut teriakan ribuan pendemo.
Honorer K2 pun diminta tidak berhadapan dengan polisi. Sebab, polisi adalah sahabat rakyat. "Kawan-kawan, kita di sini bertemu MenPAN-RB. ?Musuh kita bukan polisi, jangan sampai kita dibentukan dengan aparat. Tugas polisi adalah melindungi rakyat," ucap Titi.
Nurbaiti, salah satu anggota Tim 9 Forum Honorer K2 Indonesia (FHK2I) juga meminta rekan-rekannya untuk mundur. “Kawan-kawan kita satu komando ya. Mundur dulu, kita tunggu di sini MenPAN-RB-nya,” ucapnya.
Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Iwan Kurniawan meminta peserta aksi 232 menahan diri. Jangan sampai melakukan tindakan anarkistis hingga harus berhadapan dengan aparat. "Kami minta seluruh honorer K2 untuk menahan diri. Jangan terpancing dan terprovokasi. Anda semua di sini karena ada pemberitahuan makanya kami kawal, tapi jangan berbuat anarkistis," kata Iwan di depan ribuan honorer K2.
Sementara Sekjen FHK2I Novi Purnama mengatakan, dalam long march dari Gelora Bung Karno ke Kantor KemenPAN-RB, ada dua warga Karawang yang sakit. Satu orang dilarikan ke puskesmas terdekat, sedangkan satu lagi dibawa ambulance ke Karawang. "Sakit saat long march," ujarnya kepada Radar Karawang. (esy/rud/psn)
Berbagi Artikel :

1 komentar:

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template