Garis Polisi di Taman Air Mancur SriBaduga Dibuka - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Garis Polisi di Taman Air Mancur SriBaduga Dibuka

Garis Polisi di Taman Air Mancur SriBaduga Dibuka

Written By Mang Raka on Jumat, 24 Februari 2017 | 14.00.00

PURWAKARTA, RAKA - Garis polisi yang dipasang di kawasan wisata air mancur Sri Baduga, Situ Buleud, Jalan KK Singawinata, Purwakarta, telah dibuka petugas kepolisian Polres Purwakarta, Rabu (22/2). Ini dilakukan petugas, sebagai bagian dari pemeriksaan yang dilakukan petugas paska peresmian tahap III air mancur di Taman Sri Baduga, Situ Buleud, Jalan KK Singawinata, Purwakarta, Sabtu (18/2) yang menelan korban jiwa. Indra Kusumawati (42) salah seorang warga asal Gang Beringin Kelurahan Nagri Kidul Kecamatan Purwakarta yang hendak menyaksikan peresmian tersebut meninggal dunia saat dilarikan ke RSUD Bayu Asih Purwakarta. Diduga ia kehabisan oksigen saat berdesak-desakan dengan pengunjung lainnya untuk menyaksikan pertunjukan air mancur di taman tersebut. Selain korban meninggal, sejumlah pengunjung lainnya juga sempat pingsan dan langsung di evakuasi ke rumah sakit milik Pemda Purwakarta tersebut. "Sekarang kami buka dengan dasar penyidikan sudah dianggap cukup," kata Kasat Reskrim Polres Purwakarta, AKP Agta Bhuwana Putra, dalam rilisnya.
Selain itu, Polres Purwakarta memandang bahwa Taman Air Mancur Sri Baduga merupakan ruang publik, sehingga jika terlalu lama ditutup, akan kontraproduktif terhadap fungsi taman tersebut. "Taman itu kan ruang publik, setelah kami buka, kami minta pemda memperhatikan aspek keamanan sebagai antisipasi kejadian yang tidak diinginkan," katanya.
Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi, meminta masyarakat dalam dan luar Purwakarta untuk bersabar. Saat ini, Pemda sedang menjalin komunikasi aktif dengan pihak kepolisian tentang pengurusan izin keramaian permanen untuk pertunjukan air mancur di Taman Sri Baduga. "Langkah-langkah teknis sedang kami tempuh, masyarakat mohon bersabar, kami selalu berusaha membuat masyarakat merasa aman dan nyaman, makanya kami ajukan izin keramaiannya secara permanen saja," terang Dedi.
Terkait permasalahan hukum yang saat ini ditangani polisi, Dedi menghormati proses yang saat ini telah berjalan. "Kita hormati, tentu harus ikut prosedur hukum, maka saya minta masyarakat bersabar sampai proses penyelidikan selesai," pungkas Dedi. (awk)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template