Galian Tanah Gunung Cupu Beroperasi Lagi - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Galian Tanah Gunung Cupu Beroperasi Lagi

Galian Tanah Gunung Cupu Beroperasi Lagi

Written By Mang Raka on Rabu, 08 Februari 2017 | 12.00.00

- Setelah Sempat Ditutup

PURWAKARTA, RAKA - Galian C di bawah kaki Gunung Cupu, Desa Anjun, Kecamatan Plered, tetap beroperasi. Meski sempat mendapatkan teguran dari Pemda Purwakarta untuk menghentikan aktvitas galian tanah merah tersebut, namun pengusaha tambang di lokasi ini tetap melakukan aktivitasnya.
Beberapa waktu lalu, petugas Satuan Polisi (Satpol) Pamong Praja (PP) Purwakarta sempat terjun ke lapangan untuk menghentikan paksa galian yang berlokasi Jalan Raya Anjun ini, karena didapati tidak mengantongi izin tersebut. Namun, pemilik usaha galian ini tetap membandel. Pengusaha galian di kaki Gunung Cupu tersebut tetap melaksanakan aktivitas galian. "Katanya sudah ditutup kenapa masih beroperasi. Apa sekarang pemerintah memberikan izin," tanya Eko (28), salah satu warga setempat, Selasa (7/2).
Warga meminta, agar Pemda Purwakarta melalui petugas terkait, kembali terjun ke lapangan untuk menghentikan secara paksa aktivitas galian. Selain berdampak merusak lingkungan, akibat aktivitas galian ini badan jalan dipenuhi tanah merah bercampur air. Akibatnya jalan raya menjadi licin dan rawan kecelakaan. Ia mengatakan, galian tanah seharusnya pemilik proyek memikirkan dulu dampaknya. Selain merusak keindahan lingkungan, kaki Gunung Cupu sangatlah rentan longsor terlebih saat musim penghujan. "Galian tanah masih beroperasi, pasti semakin rusak dan lingkungan menjadi kumuh. Badan jalanpun dipenuhi lumpur yang membahayakan para pengendara.  Kalau memang sudah di tutup kenapa pemerintah tidak memasang garis polisi atau memasang plang penutupan agar tidak lagi dioperasikan," pintanya.
Sementara, Yani Swakotama, Satpol PP Purwakarta mengatakan, belum lama ini pihaknya sudah terjun ke lapangan langsung memberikan teguran kepada pihak projek penggalian tanah di bawah kaki Gunung Cupu itu. Bahkan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak Muspika Kecamatan Plered, agar memantau aktivitas penggalian tersebut. "Kami sudah memberikan teguran namun, kurang memantaunya. Kalau memang masih beroperasi kami akan kembali terjun ke lapangan untuk kembali menutup aktivitas galian tanah tersebut,"singkat Yani saat di hubungi melalui sambungan selulernya. (awk)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template