Dua PSK Dengklok Positif HIV/AIDS - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Dua PSK Dengklok Positif HIV/AIDS

Dua PSK Dengklok Positif HIV/AIDS

Written By Mang Raka on Jumat, 10 Februari 2017 | 15.00.00

- Sering Mangkal di Cikelor dan Posbanjir

RENGASDENGKLOK, RAKA - 35 pekerja seks komersial (PSK) di dua tempat lokalisasi yang berada di Kecamatan Rengasdengklok yakni Dusun Posbanjir Desa Kertasari dan Dusun Cikelor Desa Amansari, diperiksa tim Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Rengasdengklok. Hasil pemeriksaan tersebut, tercatat 2 orang PSK dinyatakan positif mengidap virus HIV/AIDS.
Puskesmas Rengasdengklok mencanangkan program penanggulangan virus HIV/AIDS dalam 3 bulan sekali, kegiatan rutin ini dilakukan untuk menekan tingginya penyebaran virus HIV/AIDS di Kecamatan Rengasdengklok, agar Kecamatan Rengasdengklok terjaga dari bahaya penyebaran virus ganas tersebut.
Petugas Lab Puskeskmas Rengasdengklok Nana Sujana S.Km, sebagai tim ahli mengatakan, progam penanggulangan virus HIV/AIDS akan terus dilaksanakan, khususnya di wilayah Rengasdengklok, sejauh ini Puskesamas Rengasdengklok terus berupaya untuk menjegal penyebaran virus HIV/AIDS. "Kegiatan ini, kita rutinkan tiap 3 bulan sekali, supaya Kecamatan Rengasdengklok ini steril dai virus tersebut," katanya, kepada Radar Karawang, Rabu (8/2) malam.
Dari 2 lokalisasi yng biasa dikunjungi, sambung dia, sebelumnya terdapat 2 orang PSK yang positif terkena virus HIV/AIDS. Namun rata-rata yang terserang itu pendatang baru, adapun untuk penghuni lama yang pernah diperiksa dan dinyatakan positif hilang entah kemana. "Sekarang pun kita mendapatkan 2 orang PSK yang positif terkena virus HIV/AIDS, 1 orang di Posbanjir dan 1 lagi di Cikelor, yang lama 1 dan yang baru 1," ujarnya.
Program tes HIV/AIDS ini, sambung dia, akan terus dilaksanakan agar penyebarannya tidak meluas. Kedua PSK yang positif selanjutkan akan diberikan pengobatan rutin melalui puskesmas. Tugas berat dijalankan petugas puskesmas dalam pengetesan virus HIV/AIDS kepada PSK, pasalnya tidak sedikit para PSK yang tidak mau di tes dengan alasan takut jarum suntik. Selain itu, adapula yang melarikan diri dan sengaja bersembunyi. Namun kegiatan ini, tetap berjalan sesuai rencana dengan 2 tempat yang direncanakan sebelumnya. Terhitung ada 9 orang PSK yang tidak mengikuti tes.
Adapun salah satu PSK yang positif dan tidak mau disebutkan namanya mengaku sudah melakoni pekerjaannya sebagai PSK selama 5 tahun, dengan alasan kekurangan ekonomi dan sudah terlanjur kecebur ke dunia hitam ini. Selain itu, ia mengakui tidak mempunyai pekerjaaan lain dan keahlian yang bisa dijadikan bahan komersil selain menjajakan lekuk tubuhnya. (mg3)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template