Dua Minggu tak Kunjung Surut - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Dua Minggu tak Kunjung Surut

Dua Minggu tak Kunjung Surut

Written By Mang Raka on Senin, 20 Februari 2017 | 15.00.00

 Tiga RT Desa Karyamakmur Tergenang

BATUJAYA, RAKA - 15 hari lamanya masyarakat Dusun Telukampel 1, RT 01/01 dan RT 02/01 dan Dusun Tambunsari RT 10/04, Desa Karyamakmur, Kecamatan Batujaya, harus bergelut dengan genangan air hujan yang tak kunjung surut, Hal ini diakibatkan saluran pembuang mampet, sehingga air terjebak dan menggenangi di ketiga RT tersebut.
Warga Dusun Tambunsari Wartono mengatakan, sejak awal Februari, dusun yang ia tempati sudah digenangi air hujan. Selama itu pula ia harus melaksanakan aktifitasnya dengan dihantui rasa takut. Pasalnya, ketika banjir datang segala kemungkinan penyakit bisa datang kapan saja, seperti diare dan gatal-gatal. "Sudah 15 hari banjir ini menggenangi dusun kami. Kalau terus begini, bukan tidak mungkin segala macam penyakit akan datang kepada kami," katanya, kepada RAdar Karawang, Minggu (19/2) kemarin.
Banjir ini memang tidak membuat keluarganya mengungsi, lanjut dia, namun tetap saja dia tidak nyaman. Kendatipun di rumah sendiri, ia mengaku merasa takut akan banjir yang lebih parah. Mengingat hujan yang tidak terlalu besar saja sudah membuat puluhan rumah tergenang air, apalagi cuaca tak bisa diprediksi. "Awal bulan turun hujan saja sudah begini, apalagi musim hujan inikan masih panjang," ujarnya.
Ia melanjutkan, ia berharap kepada pihak pemerintah daerah, agar segera bertindak melihat kondisi yang ia rasakan saat ini. Ia meminta segera menormalisasi saluran pembuang yang menjadi satu-satunya saluran pembuang dari tiga desa. Juga merenovasi sipon atau gorong-gorong yang terletak di Dusun Tambun 1, RT 08/03, Desa Karyamakmur. "Kami gak mungkin terus dlingkungan seperti ini, kami juga ingin hidup layak selayak-layaknya," keluh pria yang biasa disapa Kilo ini.
Hal senada dikatakan Kepala Desa Karyamakmur Hartasim. Ia mengeluhkan kinerja pemborong yang sebelumnya sudah berjanji akan menyelesaikan sipon atau gorong-gorongnya. Ia mengaku tidak tega melihat kondisi masyarakatnya yang setiap hari harus bergelut dengan genangan air. Dengan keadaan yang seperti ini, ia meminta agar direalisasikannya normalisasi saluran pembuang dan perbaikan sipon atau gorong-gorong. "Kasihan masyarakat, sudah 15 harus becek-becekan, tolonglah kepada Bupati Kabupaten Karawang Teh Cellica Nurrachadiana, Kepala Dinas PUPR, Ketua DPRD Kabupaten Karawang Kang Toto Suripto, mohon di realisasikan normalisasi saluran pembuang dan perbaikan sipon/gorong gorong," pungkasnya. (mg3)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template