Distribusi Raskin Macet - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Distribusi Raskin Macet

Distribusi Raskin Macet

Written By ayah satria on Sabtu, 04 Februari 2017 | 13.15.00

KARAWANG, RAKA - Beras untuk orang miskin di Karawang hingga bulan Februari belum disalurkan. Padahal jika berkaca pada tahun 2016, jatah raskin untuk 161.463 rumah tangga sasaran (RTS) sebanyak 2.241 ton sudah didistribusikan pada bulan Januari.
Kepala Bagian Perekonomian Pemerintah Kabupaten Karawang, Heri Heryadi, melalui Kasubagnya Yazid Bustomi menyampaikan, akibat keterlamabatan penyaluran raskin, pihaknya sering ditanya oleh pemerintah kecamatan dan desa. "Kami masih menunggu kabar dari pusat, kemudian biasanya infonya melalui provinsi. Kemarin (Kamis) kami ke provinsi, memang belum ada dari pusatnya. Jadi ini sensasional," ujarnya saat ditemua di kantornya, Jumat (3/2) kemarin.
Agar tidak terus muncul pertanyaan dari camat dan kades, pihaknya sudah mengirim pesan singkat. Bahwa raskin tahun 2017 tetap ada, tapi belum turun dari pemerintah pusat. "Info yang kami SMS-kan, sudah disampaikan juga ke para kades. Waktu rapat minggon kecamatan kemarin," ujarnya.
Yazid menduga keterlambatan ini terjadi karena ada pembaharuan data yang digunakan, sebagai sumber pendistribusian raskin. "Keterlambatan seperti ini memang pernah terjadi pada tahun 2013," tuturnya.
Ia melanjutkan, data baru penerima raskin bersumber dari hasil pendataan Badan Pusat Statisik (BPS) tahun 2015 lalu. Kemudian diverifikasi dan validasi tahun 2016. "Kemungkinannya sampai saat ini datanya masih diproses," ungkapnya.
Menurutnya masyarakat harus tahu jika pagu raskin bukan ditentukan oleh bupati, tetapi oleh pemerintah pusat. "Bupati hanya menetapkan saja. Makanya kami gak ada kewenangan untuk merubah data. Meski banyak yang mengajukan penambahan," pungkasnya.
Kepala Bulog Sub Divre Karawang, Abdul Basit, juga mempertanyakan pagu raskin yang hingga saat ini belum turun. Padahal tahun-tahun sebelumnya di bulan Januari sudah keluar pagu, sehingga raskin bisa langsung didistribusikan. "Intinya kita mempertanyakan, pagunya kok terlambat. Sampai sekarang juga belum keluar," ujar Abdul Basit.
Dia menyampaikan, stok beras di Bulog sangat aman. Karena saat ini berkisar 67 ribu ton, sehingga cukup untuk 13 bulan kedepan. "Setiap bulan dikeluarkan sesuai perhitungannya sekitar 4.600 ton," paparnya.
Menurutnya besaran pagu tahun 2017 belum ada kepastian. Dia juga tidak mau menduga-duga apakah akan naik atau turun, karena itu semua kewenangan pemerintah. Sementara Bulog hanya sebagai BUMN yang bertugas untuk menyalurkan raskin. Tapi pagu raskin tahun lalu, untuk Karawang sebanyak 161.463 RTS dan berasnya 2.241 ton. Kabupaten Bekasi (tahun lalu) 92.293 RTS, berasnya 1.384 ton. Sedangkan untuk Kota Bekasi (tahun lalu) 62.048 RTS dan berasnya 930.720 ton," ujarnya. (zie)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template