Demi Gaji Kades, DBH mau Digabung ke ADD - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Demi Gaji Kades, DBH mau Digabung ke ADD

Demi Gaji Kades, DBH mau Digabung ke ADD

Written By Mang Raka on Rabu, 01 Februari 2017 | 12.00.00

CILAMAYA WETAN, RAKA - Asosiasi Pemerintahan Desa (Apdesi) Karawang, semakin masif menggelar pertemuan untuk memuluskan kenaikan gaji Kades dan Perangkat desa. Meskipun Komisi A DPRD menganggap bisa mengorbankan dana infrastruktur dari Alokasi Dana Desa (ADD) demi kenaikan gaji, Organisasi Kades ini langsung temui Bupati Karawang di Hotel Swis Bell, Senin kemarin. Wal hasil, menggelinding rencana Dana Bagi Hasil (DBH) pajak dan retribusi daerah, digabung masuk pos ADD di tahun-tahun mendatang untuk menangkis perampingan dana infrastruktur.

Dikatakan Humas Apdesi Karawang, H Udin Abdul Gani, pihaknya mengakui bertemu Bupati Karawang di Swis Bell bersama beberapa pengurus lainnya. Selain ajang silaturahmi, Apdesi juga terbuka memberikan saran-saran, utamanya soal rencana kenaikan gaji para perangkat desa. Diakuinya, memang sejauh ini gaji atau nama lain tunjangan atau juga insentif ini, tercecer disejumlah sumber anggaran, sementara di ADD untuk 2 pos fisik dan gaji saja, harus diotak-atik untuk menaikan gaji perangkat desa, sementara fisik dikurangi.
Karenanya, nominal yang kenaikannya tidak seberapa itu, menjadi dilematis, sebab, jika gaji naik, fisik bisa rendah, begitu sebaliknya. Disisi lain, Anggaran Pemkab untuk fisik infrastruktur saat ini justru sudah kalah besar dari anggaran pusat yang masuk ke desa-desa.  Karenanya, kenaikan gaji kades dan perangkat ini bisa disiasati dan masih di cari formulasinya, baik oleh Bupati maupun DPMD." Kalau mengandalkan ADD sih susah untuk naik, karena memang fisik bisa diramping, masalahnya, mengapa anggaran daerah sekarang kalah besar oleh Pusat," ujarnya.
Menurut rencana sebut Udin, gaji kades dan perangkat itu bisa dimaksimalkan dengan catatan, DBH sekitar Rp 110 jutaan untuk non fisik yang selama ini dipisah dari ADD, bisa digabungkan dan masuk ke pos ADD, sehingga fisik tidak terganggu dan kenaikan gaji perangkat desa juga optimal. Soal ini sambungnya, masih dalam kajian dan rencana, semoga saja memang ini lebih fleksibel. "Nanti rencana DBH ini disatuposkan ke ADD, biar fisik lancar, juga gaji bisa lebih optimal, SPJ pun gak repot-repot satu-satu lagi," pungkasnya. (rud)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template