Delapan Pabrik Sektor TSK Babak Belur - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Delapan Pabrik Sektor TSK Babak Belur

Delapan Pabrik Sektor TSK Babak Belur

Written By ayah satria on Sabtu, 11 Februari 2017 | 13.00.00

KARAWANG, RAKA - Nasib karyawan yang bekerja di sektor tas, kulit dan sepatu di ujung tanduk. Menurut data Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Karawang mencatat, sedikitnya ada delapan perusahaan yang terkena dampak kenaikan UMK menjadi Rp 3,6 juta pada tahun 2017 ini.
Kepala Disnakertrans Karawang, H Ahmad Suroto mengatakan, delapan perusahaan yang terdampak tingginya UMK itu, masing-masing PT Bhineka Karya Manunggal, PT Metro Kinki Metal, PT Hansae Karawang Indonesia, PT Beesco, PT Royal Industries Indonesia, PT Kido Jaya, PT Dream Sentosa Indonesia, serta PT Cheong Lim. "Delapan perusahaan itu, bergerak di sektor tas, kulit dan sepatu (TSK)," ujar Suroto.
Dikatakannya, dari delapan perusahaan itu, ada 6.021 karyawan dipecat serta pensiun dini. Kondisi ini sangat memprihatinkan. Pasalnya, sektor TSK tidak bisa berkembang pascakenaikan UMK 2017. "Kasus ini sudah menjadi perhatian serius dari Kementerian Tenaga Kerja, Pemprov Jabar, bahkan informasinya sudah sampai ke presiden. Kami tidak bisa berbuat banyak dengan kondisi ini," ujarnya.
Sebab, tambah Suroto, masalah kenaikan upah ini sangat dilema. Di satu sisi kenaikan buruh ini menguntungkan karyawan, terutama yang bergerak di bidang manufaktur. Tetapi disisi lain karyawan yang bekerja di sektor padat karya, terkena imbasnya.  "Apalagi UMK ini tidak bisa diturunkan nominalnya. Jadi tidak ada solusi. Kecuali ada kesepakatan antara perusahaan dengan karyawannya, mengenai besaran upah yang mampu dibayarkan perusahaan," ujarnya.
Jika sudah ada kesepakatan, pemerintah tak bisa intervensi. Justru sebaliknya, harus mendukung. Sebab, jika dipaksakan dampaknya akan lebih buruk. Karyawan kena PKH, dan pesangon tidak dibayarkan. "Lebih parahnya, perusahaan itu gulung tikar atau lari ke daerah lain yang UMK-nya masih rendah. Bila sudah begitu, kita tak bisa berbuat banyak," ujarnya.(zie)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template