Cilamaya Angin Ribut, Cibuaya Gelombang Pasang - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » , » Cilamaya Angin Ribut, Cibuaya Gelombang Pasang

Cilamaya Angin Ribut, Cibuaya Gelombang Pasang

Written By Mang Raka on Senin, 13 Februari 2017 | 12.00.00

-Satu Rumah Ambruk, 28 Rusak

KARAWANG, RAKA - Bencana kembali menyapa Kabupaten Karawang. Di darat angin ribut. Sedangkan di pesisir terjadi gelombang pasang dan banjir rob.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Radar Karawang, angin ribut menyapu satu rumah di Dusun Tegalwaru RT 17/02, Desa Tegalwaru, Kecamatan Cilamaya Wetan. Sementara di Dusun Cemara 2, Desa Cemarajaya, Kecamatan Cibuaya, 28 rumah rusak, satu diantaranya hancur berantakan dihantam gelombang pasang dan banjir rob, akhir pekan kemarin. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Pemilik rumah korban angin ribut, Ratim mengatakan, saat kejadian keluarganya berada di luar rumah. "Saya dan anak-anak lagi di luar rumah saat kejadian. Gak tahu katanya ada angin kencang membuat rumah saya ambruk," ungkapnya, Minggu (12/2) kemarin.
Anggota Badan Nasional Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cilamaya Wetan, Susanto mengatakan, angin kencang pada Sabtu (11/2) meluluh lantahkan rumah milik Ratim. Rumah bilik bambu itu, dihuni satu kepala keluarga dengan jumlah enam jiwa termasuk anak-anak. Saat kejadian, semua anggota keluarga sedang di rumah tetangganya. Akibat peristiwa ini, kerugian yang diderita Ratim ditaksir Rp 25 jutaan. "Angin datang jam 09.00 pagi, kebetulan semua anggota keluarga sedang berada di rumah tetangganya. Sehingga saat rumah ambruk tidak ada korban jiwa," ujarnya.
Kades Tegalwaru Aruji Atmaja mengatakan, angin ribut merusak satu rumah warganya. Sebenarnya, rumah korban tidak terlalu reot, hanya tidak layak huni. "Di Tegalwaru banyak rutilahu (rumah tidak layak huni), cuma hanya dijatah atau kebagian tiga sampai empat bedah rumah saja dari pemerintah," tuturnya.
Ia mengimbau masyarakat agar waspada di tengah cuaca ekstrem saat ini. Selain kesehatan, ancaman puting beliung dan angin kencang juga sepatutnya siaga. Setidaknya memperbaiki atap-atap yang tercecer, maupun memperkokoh rumah-rumah. "Cuma satu unit rumah yang jadi korban, kita minta dengan cuaca seperti ini masyarakat tetap siaga," tuturnya.
Kasie Trantib Cilamaya Wetan, Abdullah AM mengatakan, kejadian di Tegalwaru bukan oleh puting beliung. Itu sebutnya, karena rumah milik warga sudah rapuh. Kebetulan hujan terus mengguyur dengan intensitas yang tinggi, sehingga kondisi rumah yang sudah diprediksi bakal roboh itu akhirnya kejadian. "Kondisi rumah yang lapuk dihantam hujan besar jadi roboh," pungkasnya.
Sementara di Cibuaya, gelombang pasang disertai angin kencang menerjang pemukiman warga Dusun Cemara 2, Desa Cemarajaya. Sempat membuat masyarakat setempat panik. Pasalnya, air rob yang disertai angin kencang menimpa rumah warga secara bertubi-tubi kurang lebih 2 jam. Akibatnya 27 rumah mengalami rusak ringan, dan 1 rumah rusak berat.
Kepala Desa Cemarajaya Yong Lim menuturkan, terjangan air rob terjadi Sabtu pagi sekitar pukul 09.00 WIB. Namun yang terbesar beruntun sekitar pukul 11.00. Dari kejadian amukan alam tersebut, terhitung 27 rumah menjadi korban, dan 1 rumah dinilai paling parah. "Air rob merusak 1 rumah milik warga Dusun Cemara 2. Satu rumah dinilai paling parah dan 27 rumah rusak ringan," katanya saat dihubungi melalui sambungan telepon.
Bencana ini, sambung dia, biasanya bisa merusak hingga 200 rumah yang ada di sekitaran pinggir Pantai Cemara. Namun setelah adanya beton penahan air rob yang dibangun tahun kemarin, bisa menyusutkan jumlah korban dibanding tahun-tahun sebelumnya. "Untungnya sudah dibangun beton penahan air rob. Jadinya korban bisa agak berkurang," ujarnya.
Ia melanjutkan, kendati sudah dibangun tanggul penahan air rob, ia berharap bencana ini tidak menimpa lagi warganya. Pasalnya, belum ada tempat yang cocok untuk merelokasi warga yang sering terkena bencana ini. "Setelah ada tempat yang pas, kita akan merelokasi warga ke tempat yang lebih aman, yang jauh dari ancaman bencana," pungkasnya. (rud/mg3)

Angin Ribut
TKP
Dusun/Desa Tegalwaru, Cilamaya Wetan
Dampak
1 rumah ambruk

Gelombang Pasang dan Rob
TKP
Dusun Cemara 2, Desa Cemarajaya, Kecamatan Cibuaya
Dampak
27 rumah rusak ringan
1 rumah rusak parah
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template