Brokoli Lemahabang Dijual ke Malaysia dan Singapura - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Brokoli Lemahabang Dijual ke Malaysia dan Singapura

Brokoli Lemahabang Dijual ke Malaysia dan Singapura

Written By Mang Raka on Jumat, 17 Februari 2017 | 15.00.00

LEMAHABANG WADAS, RAKA - Diam-diam Karawang menyimpan potensi sayuran berkelas internasional, dan itu berada di Kecamatan Lemahabang Wadas. Brokoli yang tumbuh di daerah itu ternyata mampu menembus pasaran internasional.

Tidak Banyak yang tahu bahwa kualitas brokoli asal Karawang, menjadi brokoli terbaik di Indonesia. Baik soal rasa maupun kesegarannya, bahkan, brokoli yang menjadi produksi andalan baru pertanian karawang ini, sudah menembus pasar ekspor ke negara-negara Asean seperti Malaysia dan Singapura. Hal ini terungkap, disela-sela pembinaan petani holkikultura di Kecamatan Batujaya akhir tahun lalu.
Petani Brokoli asal Lemahabang, Endang mengatakan, rata-rata petani padi sudah stres menanami padi akhir-akhir ini. Persoalan hama, banjir, cuaca dan harga menjadi masalah yang membuat petani rugi disetiap musim. Di Lemahabang sebut Endang, sebagian petani manfaatkan masa jeda tanam dengan menanam brokoli, sebab, dari bibit yang dijual Rp 300 persatu tanaman, bisa hasilkan brokoli Rp 6 ribu perkilogramnya dengan hanya masa tanam 65 hari.
Tidak heran, Lemahabang menjadi pusat benih brokoli terbanyak di Karawang yang disuplai dari Desa Ciwaringin dan Waringin Karya. Atas maraknya brokoli ditanam saat ini, dirinya ikut serta pembinaan di Batujaya baru-baru ini. Disana disebutkan bahwa Brokoli asal Karawang terbaik se Indonesia dari sisi rasa dan kesegarannnya, bahkan mulai marak dipesan masyarakat Malaysia dan Singapura. "Brokoli di Karawang terbaik se Indonesia, bahkan disuplay ke Malaysia dan Singapura," katanya.
Endang menambahkan, bibit brokoli dijual seharga Rp 300 di usia tanam 20 hari, benih asal Bandung tidak akan mulus ditanam di Karawang, begitupun sebaliknya, karena rasa renyah brokoli ini ternyata lebih bagus didataran rendah seperti Karawang. Tidak heran jika Brokoli Karawang yang rasanya renyah agak manis ini menjadi yang terbaik di Indonesia.
Bahkan, tidak sulit mencari tengkulaknya, karena sudah banyak yang memesan. Sehingga, dibanding gabah padi yang mungkin hanya hasilkan Rp 25 jutaan perhektarnya, brokoli jauh lebih untung karena bisa dapat Rp 50 juta perhektarnya. Dengan waktu tanam singkat dan perawatan yang tidak selelah padi. Brokoli menjadi primadona baru petani di Kecamatan Lemahabang. "Banyak yang awalnya coba-coba jadi ketagihan karena keuntungannya besar," pungkasnya.
Tenaga Harian Lepas (THL) Pertanian Kecamatan Lemahabang, Suhada SP mengungkapkan, Lemahabang ingin menempatkan posisi sebagai sentral brokoli Karawang, disamping benihnya yang juga menjadi pusatnya. Karena diakui Suhada, pendataan jumlah lahan penanam brokoli ini belum permanen didata, karena sebatas garapan sawah masing-masing saja. Namun, soal keuntungan memang lebih besar dari padi, karena masih jarang Kecamatan lain menanamnya. "Kita berharap Lemahabang ini jadi pusat Brokoli Karawang, bahkan lebih jauhnya jadi desa Eko Wisata Brokoli," pungkasnya. (rud)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template