Benahi Kawasan Langganan Macet - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Benahi Kawasan Langganan Macet

Benahi Kawasan Langganan Macet

Written By ayah satria on Selasa, 07 Februari 2017 | 13.30.00

KARAWANG, RAKA - Ada hal yang cukup menarik saat melintasi Jalan Tujuh Pahlawan Revolusi (Tuparev) Karawang. Tepatnya sebelum bundaran Ramayana-Mega M. Di sana ada jembatan penyeberangan yang dipasang baliho bergambar Bupati Cellica Nurrachadiana dan Wakil Bupati Ahmad Zamakhsyari.
Baliho yang menghadap ke arah timur itu tampak jelas senyuman manis dari kepala daerah dan wakilnya. Bahkan yang lebih menariknya, senyuman itu ditunjukan kepada para pengendara yang melintasi Jalan Tuparev yang biasa macet.
Salah seorang pengendara, Imron menyampaikan, Jalan Tuparev memang termasuk jalan yang selalu macet. Karenanya, saat macet terjadi, para pengendara bisa melihat gambar bupati dan wakil bupati yang seolah menyaksikan kemacetan dijalan tersebut. "Iya macet terus. Bagus yah itu bennernya bupati dan wakil bupati lagi lihat Karawang macet," ujar Imron, Senin (6/2).
Hal senada disampaikan oleh Mahasiswa Unsika yang biasa melintasi jalan tersebut, Fathoni, saat melintasi Jalan Tuparev memang selalu macet. Terlebih pada jam-jam tertentu dimana volume kendaraan sedang banyak-banyaknya.
"Kayak di pagi hari dan sore hari, bahkan tengah hari saat jam istirahat kerja. Jalan Tuparev selalu macet. Kalau pakai mobil mah merayap. Kalau pakai motor bisa bisa selap-selip," ujarnya.
Dia menyampaikan, seharusnya kondisi tersebut menjadi perhatian pemerintah daerah, sehingga kemacetan tidak selalu dirasakan oleh para pengendara jalan. Dia merasa khawatir jika tetap dibiarkan, kondisi Karawang akan sama seperti di Jakarta.
"Kalau tidak dicarikan solusinya. Lama-lama Karawang kayak Jakarta nih. Bisa macet terus. Jadi gak bisa diprediksi berapa lama diperjalanan," ujarnya.
Pengajar Universitas Singaperbangsa Karawang, Adin Solehudin MM menyampaikan, Pemkab Karawang harus melakukan kajian transportasi agar kesemerawutan termasuk kemacetan di bisa diatasi. "Harus dilakukan kajian transportasi. Sehingga ada solusi tepat untuk mengatasi kemacetan," ujarnya.
Atau, tambah Adin, khusus untuk jalur-jalur tertentu bisa diberlakukan ganjil-genap seperti di Jakarta. Dengan demikian, setidaknya kendaraan yang melintas dijalur-jalur macet akan sedikit berkurang pada tiap harinya.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang H Aip S Chalil, sampai berita ini diulis belum memberikan keterangan. Meski sudah ditelpon dan sudah dikirim pesan singkat terkait persoalan kemacetan di Karawang. (zie)
Berbagi Artikel :

1 komentar:

  1. Dishub karawang memang kurang respon untuk masalah kemacetan....
    Dan ada juga oknum dishub di depan terminal tanjung pura arah rengasdengklok kalau jam 4 atau jam 5 subuh berhentikan truk yang melintas hanya minta pungli aja tuh...

    BalasHapus

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template