Banjir di Tengah Kota - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » , » Banjir di Tengah Kota

Banjir di Tengah Kota

Written By Mang Raka on Rabu, 22 Februari 2017 | 22.24.00

-SMA Korpri Diliburkan

KARAWANG, RAKA - Berada di pusat perkotaan ternyata tidak menjamin terjauh dari genangan air. SMA Korpri Karawang misalnya. Sekolah yang beralamat di Jalan Cianjur, Karangpawitan, Kecamatan Karawang Barat, itu terpaksa meliburkan ratusan siswanya karena mendadak kebanjiran.
Kepala SMA Korpri Karawang Asep Sahrul Fatoni SPd menyampaikan, langkah yang diambilnya bukan berarti anak didiknya tidak melakukan kegiatan sama sekali. Mereka diminta tetap belajar di rumah. "Tidak semua siswa, hanya kelas X dan XI saja yang diliburkan. Soalnya untuk kelas XII-nya kita tetap menjalankan simulasi UNBK (Ujian Nasional Berbasis Komputer)," katanya kepada Radar Karawang, Selasa (21/2).
Dia menjelaskan, sejak pembangunan Jalan Jakarta, hampir setiap musim hujan selalu kebanjiran. Penyebabnya berasal dari luapan air selokan yang mengalir dari arah samping perkotaan. "Sebelumnya belum pernah kebanjiran seperti ini. Tapi saat ada pembangunan jalan, air luapan masuk ke dalam semua," terangnya.
Untungnya, kata dia, luapan yang berasal dari air selokan tersebut, tidak sampai masuk ke dalam ruangan kerja guru, atau ruangan kelas siswa. Namun jika dibiarkan, bisa mengganggu kegiatan belajar mengajar siswa. "Alhamdulillah juga tidak sampai ke dalam. Saat pagi di gerbang masuk deket musola saja, udah sampe kaki lutut. Kasian sama anak-anak jadi keganggu dan tidak kondusif juga, makanya mending mereka belajar di rumah aja," jelasnya.
Sampai saat ini pihak sekolah beserta warga setempat, meminta kepada pihak yang bertugas pembangunan jalan bertanggungjawab atas kejadian itu. Jangan sampai tidak pernah ada tindakan sama sekali. "Kita berharap ada perbaikan atau tindakan dari mereka. Soalnya kami juga yang merasa dirugikan. Selain kegiatan belajar siswa terganggu, aktivitas masyarakat juga terganggu," ungkapnya.
Seorang warga setempat, Juhana sekaligus petugas keamanan di wilayah itu, menyayangkan kejadian banjir yang merugikan banyak orang. Butuh penanganan yang serius agar tidak pernah terjadi lagi banjir. "Semoga segera diperbaiki saja kekurangannya. Semoga bisa kembali normal," ucapnya. (yna)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template