Areal Pertokoan Peruri Direndam Banjir - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Areal Pertokoan Peruri Direndam Banjir

Areal Pertokoan Peruri Direndam Banjir

Written By Mang Raka on Senin, 13 Februari 2017 | 13.30.00

TELUKJAMBE TIMUR, RAKA - Areal pertokoan di depan Mesjid Peruri, Desa Sirnabaya, Kecamatan Telukjambe Barat direndam banjir setinggi mata kaki. Itu terjadi setelah hujan deras mengguyur daerah itu, Minggu (12/2). Akibat banjir tersebut aktivitas warga jadi terhambat.

Data yang dihimpun Radar Karawang, selain hujan deras dengan intensitas yang lama, limpasan air hujan ternyata tidak mampu ditampung saluran air yang ada di sekitar pertokoan. Dengan kondisi saluran air (drainase) saat ini dipastikan sekitar lokasi itupun akan selalu terendam banjir jika hujan turun. Sementara, masyarakat sendiri sudah sering mengeluhkan kondisi tersebut. Namun hingga kini belum ada upaya untuk membenahi drainase dilokasi itu.
"Kalau turun hujan, disini pasti banjir. Malah bisa dibilang sudah jadi langganan banjir," ujar Iwan Kusnandar (40) warga setempat yang selalu terjebak banjir setiap melintas ruas jalan di depan mesjid peruri itu. Bahkan airnya, lanjut Iwan sampai meluap dan menggenangi badan jalan raya, seperti yang terjadi saat ini, badan jalan nyaris tertutup air setelah hujan reda.
Iwan mengaku setiap hari melintasi daerah banjir itu. Kalau kering lumayan nyaman juga melintas tetapi kalau sudah hujan kondisinya jadi membuat orang malas melintas lantaran banjir. "Herannya sampai sekarang belum ada upaya penanganan banjir dari Pemerintah Daerah (Pemda). Padahal, di kawasan banjir ini banyak dilintasi para pejabat yang tinggal di wilayah ini," tegas Iwan.
Hal ini pun mengakibatkan arus lalu-lintas terhambat. Bahkan sejumlah kendaraan memilih putar arah, menghindari banjir. "Padahal sering pejabat yang melintasi jalan tersebut Lo ko ga ada yang merespons ya perihal jalan yang tergenang itu. Harapan saya sih agar lebih aman bagi pengguna jalan yang lain juga tidak menimbulkan kecelakaan," jelasnya.
Menurut warga setempat, kawasan tersebut memang menjadi langganan banjir saat hujan deras. Namun kondisi saat ini sedikit lebih baik dari beberapa tahun sebelumnya.
"Dulu lebih parah. Kalau sekarang agak mendingan. Karena sudah dibangun gorong-gorong. Walaupun masih banjir tapi cepat surut," kata Hendry warga sekitar.
Disebutkan Haerudin (38), pengendara motor yang hendak silaturahmi ke kerabatnya biasanya kendati turun hujan yang cukup lebat tidak pernah terjadi banjir seperti ini. Makanya kata Haer, bisa jadi adanya sampah yang menyangkut pada drainase air tidak bisa berjalan lancar. “Akhirnya air meluber sampai ke jalan raya, apalagi hujan lumayan lebat di kawasan ini,” ucapnya. (yfn)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template