96 Jabatan Masih Kosong - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » 96 Jabatan Masih Kosong

96 Jabatan Masih Kosong

Written By ayah satria on Selasa, 28 Februari 2017 | 13.31.00

KARAWANG, RAKA - Sempat diundur, akhirnya pelantikan 247 pejabat eselon III dan IV dilakukan Bupati Kabupaten Karawang Cellica Nurrachadiana, Senin (27/2) kemarin. Meski begitu, masih ada 96 jabatan yang masih kosong.
Berdasarkan Surat Keputusan (SK) Bupati Nomor 821.24/Kep.871/BKPSDM/2017. Dari 247 orang pejabat yang dilantik, tiga orang merupakan pejabat esselon III A, 36 pejabat esselon III B, 169 pejabat IV A, dan 39 pejabat esselon IV B.
Dalam sambutannya, Cellica menegaskan Kabupaten Karawang harus bergerak cepat untuk menciptakan perubahan, karena banyaknya pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Pejabat yang baru dilantik agar dapat bekerja secara profesional, berintegritas, dan memiliki loyalitas tinggi. "Saya berharap kepada rekan-rekan semua, memiliki kinerja yang lebih baik lagi dan harus mampu mempertanggungjawabkan amanah yang diberikan ini kepada rakyat. Kemudian mampu menterjemahkan apa yang menjadi RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) 2016-2021 bupati dan wakil bupati terpilih," ujarnya.
Cellica meminta seluruh pejabat berjibaku membuat gerakan maupun inovasi yang bermuara pada perubahan, dengan cara terjun langsung ke lapangan, pahami permasalahan, lihat kondisi lapangan dan akhirnya harus diselesaikan dengan baik. "HP itu harus aktif, tidak boleh mati. Terutama dinas-dinas teknis yang terkait. Jam berapa pun saya telepon harus siap," ujarnya.
Cellica juga mengingatkan pejabat untuk tidak asal bekerja, dalam artian melakukan sesuatu tanpa target dan tujuan. Aparatur harus mampu membuat program kerja, baik jangka pendek, menengah maupun panjang, tentu harus sesuai dengan permasalahan yang ada di Kabupaten Karawang. "Saya akan monitor, bagi para pejabat yang serah terima jabatannya dilakukan lebih dari satu minggu dari sekarang, maka saya akan berikan sanksi (jika tidak bekerja dengan baik). Karena saya tidak ingin ada stagnan kekosongan jabatan, yang dapat menghambat kepada pelayanan masyarakat," tegasnya.
Cellica menambahkan, jabatan yang diberikan akan terus dinilai dan dievaluasi. Aparatur yang tidak mampu bekerja dengan baik dan tidak mampu memberikan keteladanan, maka akan diganti. "Jika ada hal-hal yang tidak sesuai atau berkenaan pada bapak atau ibu sekalian lapor pada kami, jika tidak berani surati saya," ujarnya.
Bahkan ketika ada oknum yang mengaku dari tim sukses, orang dekat ataupun ASN itu sendiri yang mengatasnamakan bupati, wakil bupati, sekretaris daerah atau tim Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat), dirinya meminta siapapun orangnya untuk melaporkan ataupun berkirim surat kepada dirinya. "Saya dengar, makanya saya ingin kalau hal ini ada laporan kepada saya, supaya tidak jadi fitnah. Karena kembali saya akan tegaskan dalam masa kepemimpinan saya, tidak ada unsur wani piro untuk masalah promosi, rotasi atau mutasi kepegawaian," ujarnya.
Minimal, tegas Cellica, hal ini untuk membersihkan dirinya dan pemerintahan yang dipimpinnya dengan Wakil Bupati Ahmad Zamaksyari. Karena praktek "wani piro" itu memang tidak terjadi di lingkungan Pemkab Karawang. "Saya sudah mengantongi nama-namanya karenanya tidak saya lantik. Saya tidak seperti itu, buat saya yang penting loyalitas, kinerja, komitmen dan integritas," ujarnya.
Sementara Sekretaris Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKSDM) Karawang, Asep Aang Rahmatullah, menyampaikan, rotasi, mutasi dan promosi sesuai arahan dari Bupati Karawang akan terus dilakukan. Pasalnya sampai saat ini juga masih ada beberapa jabatan yang belum diisi. "Ada 96 jabatan lagi yang masih belum diisi. Itu mulai dari eselon II.b sampai eselon IV.b," ujarnya. (zie)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template