1.400 Kelas Tunggu Ambruk - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » 1.400 Kelas Tunggu Ambruk

1.400 Kelas Tunggu Ambruk

Written By ayah satria on Senin, 06 Februari 2017 | 17.24.00

Pemkab Karawang Hanya Andalkan Dana CSR

KARAWANG, RAKA - Sekolah reot di Kabupaten Karawang yang tidak mendapatkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) siap-siap ambruk. Pasalnya, Pemerintah Kabupaten Karawang tidak mengalokasikan anggaran perbaikan sekolah dalam APBD 2017. Alasannya, anggaran defisit.
Meski begitu, untuk kebutuhan perbaikan sekolah dan membangun ruang kelas baru (RKB), alokasi anggarannya diambil dari dana alokasi khusus dan CSR.
Kasi Kelembagaan Sarana dan Prasarana Bidang PSD Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Karawang, Cece Saripudin mengatakan, tahun ini jumlah ruang kelas yang rusak mencapai 1.400 ruangan. Rinciannya, untuk sekolah dasar ada 241 ruang kelas rusak sedang, 677 rusak berat, dan 406 RKB. Kemudian 64 ruang tingkat (RTK), 226 perpustakaan, 234 ruang guru, 300 WC guru dan 463 WC siswa. “Sementara untuk tingkat SMP sebanyak 248 ruang kelas yang rusak sedang, dan 250 rusak berat,” urainya kepada wartawan, Minggu (5/2) kemarin.
Jika melihat Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Pendidikan Kabupaten Karawang tahun 2017–2021, lanjut Cece, pihaknya telah mengusulkan anggaran untuk pengadaan RKB, rehab berat dan rehab ringan kepada Pemerintah Kabupaten Karawang. Tapi dari hasil komunikasi dengan Komisi D DPRD Karawang, tahun ini pemkab tak menyediakan anggaran untuk perbaikan infrastruktur pendidikan di Karawang. "Karena difisit anggaran,” paparnya.
Untuk mensiasatinya, tambah Cece, pihaknya telah melakukan berbagai upaya agar bisa menyelesaikan sekolah rusak di Karawang. Salah satu upaya yang dilakukan oleh Disdikpora Karawang, melalui anggaran DAK mendapatkan bantuan sekitar Rp 9,569 miliar dan CSR sekitar Rp 8 miliar. “Kendati anggaran dari APBD Karawang tidak ada, tapi kami mendapat DAK dan CSR dari perusahaan cukup tinggi,” katanya.
Ia melanjutkan, melihat dari kebutuhan Disdikpora dalam setahun, membutuhkan anggaran sekitar Rp 68 miliar. “Dari anggaran tersebut kalau diposisikan dari jumlah sekolah hanya 36 sekolah, dan 117 ruang kelas baru. Sedangkan dari CSR mendapatkan bantuan sekitaar 8 miliar untuk 20 sekolah, dan rata-rata mendapatkan 3 ruang kelas,” pungkasnya.
Wakil Ketua I DPRD Karawang Sri Rahayu Agustina sempat mengatakan, pembangunan ruang kelas baru harus jadi salah satu prioritas. Jika tahun 2016 anggaran pembangunan sekolah hanya Rp 21 miliar, maka tahun 2017 harus ditambah menjadi Rp 50 miliar. "Saat ini perbaikan sekolah itu hanya sebatas implasemen dan pemagaran saja. Sementara perbaikan ruang kelas belum maksimal, sehingga masih banyak ruang kelas yang kondisinya rusak berat," katanya.
Berdasarkan pantauan Radar Karawang, selain SDN Ciptamargi II yang membutuhkan perbaikan. SDN III Jatisari jika dibiarkan juga akan senasib dengan sekolah di Desa Sukaratu, Kecamatan Cilebar tersebut. Sekolah yang dibangun 1 Januari 1957 itu hingga kini kekurangan ruang kelas belajar dan toilet. Akibatnya anak-anak kelas dua harus menunggu giliran, hingga kelas 1 selesai mengikuti kegiatan belajar mengajar. "Siswa kami sebanyak 143 orang, ruangan yang ada tidak bisa menampung siswa untuk melakukan KBM secara bersamaan di pagi hari," ujar Kepala SDN III Jatisari Purwanto beberapa waktu lalu.
Ia melanjutkan, pihaknya sudah mengajukan penambahan ruang kelas belajar ke Disdikpora. Namun, ajuan itu tidak pernah terealisasi. "Belum ada realisasi sampai sekarang. Padahal kami para guru yang beraktivitas di sekolah ini sangat berharap agar secepatnya memperoleh bantuan RKB," ujarnya.
Selain RKB dan toilet, halaman dan pagar sekolah yang berada di Kampung Bakan Sewi, Kecamatan Jatisari, itu juga memprihatinkan. "Jika hujan turun halaman sekolah becek, bahkan digenangi air hujan. Ini juga semuanya sudah kami ajukan ke Disdikpora tapi belum ada realisasi," ujarnya. (ops/zie)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template