Sudah Sebulan Bakan Harendong Kekeringan - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Sudah Sebulan Bakan Harendong Kekeringan

Sudah Sebulan Bakan Harendong Kekeringan

Written By Mang Raka on Rabu, 04 Januari 2017 | 14.00.00

*Terpaksa Mengkonsumsi Air Kotor

TEGALWARU, RAKA - Disaat kampung-kampung di desa tetangga kebanjiran, warga Kampung Babakan Harendong, Desa Cintalanggeng, Kecamatan Tegalwaru, Selasa (3/1), justru ditimpah nasib malang. Sumber air di kampung mereka kering bahkan sumur pun sudah tidak ada lagi airnya. Sementara untuk kebutuhan mandi cuci kakus warga disana terpaksa mendapatkannya dengan cara membeli.

Seperti dituturkan Uneh, warga Kampung Bakan Harendong. Dirinya harus mengeluarkan hingga puluhan ribu untuk mendapatkan air. Jika tidak punya uang dia terpaksa mengambilnya ke sumber air di Sungai Cibonteng yang jaraknya kiloan meter dari rumahnya. Itupun dengan cara dipikul dan menggunakan jerigen. "Kami berharap pemerintah daerah memperhatikan nasib kami. Minimal ada bantuan untuk kami yang kesusahan air," ucap Uneh.
Dituturkan Uneh (43), kekeringan yang melanda kampungnya sudah berlangsung sejak satu bulan terakhir. Dua minggu terakhir masih ada beberapa sumur yang masih mengeluarkan air meski sedikit. Namun kini sumur-sumur itu sudah kering. Saat ini warga sudah dilanda kepanikan dan berharap segera ada bantuan dari pemerintah daerah maupun dermawan. "Kekeringan sudah berlangsung sebulan ini. Kami kerepotan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, terutama untuk minum," akui Uneh dan menambahkan kalaupun terpaksa mengkonsumsi air sungai yang tidak layak minum.
Dituturkan Uneh, Kampung Babakan Harendong saat ini dihuni sekitar 30 kepala keluarga (KK). Dengan jumlah sebanyak itu, sebagian besarnya harus menempuh jarak kiloan meter menuju Sungai Cibonteng. Dari sungai itulah warga mendapatkan air untuk kebutuhan sehari-hari. Itupun hanya sebagai mandi cuki kakus. Sementara untuk minum warga terpaksa membelinya dengan harga puluhan ribu. "Untuk minum kami membelinya dari warga yang punya torn atau ada mobil air yang datang ke kampung membawa air tapi tetap harus dibeli," ucap Uneh. Padahal, lanjut Uneh, air yang beradal dari mobil air itu mendapatkan airnya dari Sungai Cigeuntis.
Hal sama diungkapkan Hindun (41) warga Kampung Sirnamanah, Desa Cintalanggeng. Kampungnya juga mengalami kekeringan dan juga berlangsung sudah satu bulan. Warga Blok RT Katim RT 06/02 itu juga berharap sama perhatian dari pemerintah daerah Karawang. Seperti halnya di warga Bakan Harendong, dia bersama warga sekampungnya juga kebingungan mendapatkan air dimana.
"Satu-satunya sumber air yang masih mengeluarkan air cuma di mesjid di kampung kami. Dari sanalah kami mendapatkan air. Sementara dari sejak dilanda kekeringan hingga sekarang, belum satupun ada bantuan air yang datang ke kampung kami. Padahal kami sangat berharap ada bantuan yang datang membawa air bersih," tandas Hindun, seraya menambahkan air dari sumber air di mesjid belum layak dikonsumsi untuk minum. (yfn/ari)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template