Siswa SMP Bawa Celurit - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Siswa SMP Bawa Celurit

Siswa SMP Bawa Celurit

Written By Mang Raka on Selasa, 17 Januari 2017 | 18.08.00

-Tawuran Pelajar di Cilamaya

CILAMAYA KULON, RAKA - Full day school yang seharusnya bisa membuat anak didik lebih serius belajar, kenyataannya tidak demikian. Di Cilamaya, anak-anak SMPN 2 Cilamaya Kulon dengan SMPN 1 Cilamaya Kulon justru terlibat tawuran di Jalan Pasirkukun, Desa Langgensari, Senin (16/1) sekitar pukul 16.30 WIB.
Kaur Trantib Desa Langgensari Rukjaya mengatakan, dirinya belum tahu detail kronologi yang melatarbelakangi meletupnya tawuran. Ketika ditanyakan dengan anak-anak tersebut bersama Kaur Trantib Sukamulya, awalnya ada anak Prako-sebutan bagi siswa SMPN 2-dikalungi celurit oleh anak yang diduga dari SMPN 1 Cilamaya Kulon. "Anaknya asal Desa Langgensari," ungkapnya kepada Radar Karawang.
Tidak lama berselang, anak-anak Prako menyerang Langgensari. Meski sempat cek-cok, berkat kesigapan pemerintah desa, aksi tawuran berhasil dibubarkan. "Isu adanya korban kena bacokan celurit adalah tidak benar. Sebab yang ada anak menggunakan besi yang dibengkokin. Kebetulan juga yang kena adalah anak salah satu RT di Desa Langgensari. Kena pukulan," ujarnya.
Ia menegaskan, saat kejadian terjadi anak-anak tidak mengenakan seragam sekolah. Dirinya juga masih menggali lebih jauh motifnya, dan terus bersiaga di lokasi temat terjadi tawuran. "Kita juga belum tahu detail, mungkin saling ejek, tawuran jadi meletup," ungkapnya.
Anggota Satpol PP Kecamatan Cilamaya Kulon, Heri Setiawan mengatakan, tawuran anak SMP itu sudah dibubarkan. Dugaan sementara, kedua belah pihak adalah pelajar dari 2 SMP di Cilamaya Kulon. "Karena saling ejek dan bersinggungan, anak Prako serang anak SMP dari Bayurkidul di Pasirkukun," ujarnya.
Sampai sore, Satpol PP sudah mengantisipasi tawuran susulan, tidak ada korban serius, namun sudah diamankan pihak kepolisian. "Dua oknum pelajar mungkin habis pulang sekolah bersinggungan jadi tawuran," ungkapnya.
Kepala SMPN 1 Cilamaya Kulon, Oman Suswana saat dikonfirmasi kebenaran tawuran yang melibatkan siswanya di Pasirkukun, sampai berita ini ditulis kepala sekolah asal Desa Cilewo tersebut belum memberikan keterangan.
Sementara itu, Kapolsek Cilamaya Kompol Dadang Gunawan mengatakan, tawuran itu memang benar dan sudah dibubarkan. (rud)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template