Sekali Berhenti Rp 5 Ribu - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » , » Sekali Berhenti Rp 5 Ribu

Sekali Berhenti Rp 5 Ribu

Written By Mang Raka on Selasa, 17 Januari 2017 | 18.10.00

- Waduk Cirata Marak Petugas Parkir Ilegal

PURWAKARTA,RAKA - Diduga pungut parkir ilegal, sejumlah pengunjung mendesak pihak pengelola Bendungan Waduk Cirata tangkap para petugas parkir tanpa izin. Pasalnya, para pengunjung resah lantaran kerap dipaksa menyerahkan uang oleh sejumlah orang yang mengaku sebagai petugas parkir PLTA Cirata.
"Setiap berhenti dibahu jalan pasti ada orang datang menyodorkan karcis warna merah muda, katanya wajib bayar 5 ribu setiap berhenti," ujar Rini Nuraeni (26), salah satu pengunjung Waduk Cirata kemarin.
Rini meceritakan, sejumlah orang tidak dikenal tersebut, mengaku sebagai petugas parkir dari Karang Taruna Kecamatan Maniis. Yang jadi masalah, kata dia, jika memang petugas parkir resmi seharusnya para juru parkir itu wajib menggunakan atribut lengkap, jika mengatasnamakan baik itu dari pihak PLTA maupun karang taruna. Bahkan, yang lebih mengherankan lagi, kata Rini, dengan nada paksaan para pengunjung yang datang wajib membayar 5 ribu bagi kendaraan motor dan 10 ribu untuk mobil. "Katanya kami kena denda, soalnya berhenti disembarang tempat jadi harus bayar karcis," terangnya.
Dihubungi terpisah, salah satu petugas PLTA Cirata Ade Darmo, menegaskan, jika disekitar Bendungan Cirata tidak ada denda maupun pungutan yang dilakukan bagi para pengendara atau pengunjung. "Itu parkir ilegal disini tidak ada warga bayar karcis," terangnya.
Meski begitu, pihaknya membenarkan adanya pelarangan bagi pengunjung berhenti disembarang tempat. Sebab, selain mengganggu para pengguna jalan lain, juga menghindari terjadinya kemacetan arus lalu lintas. "Kalau ada pengendara yang berhenti di bendungan PLTA Cirata, langsung kami hampiri dan diberikan penjelasan dan diarahkan untuk parkir di lahan yang sudah di sediakan,"ujarnya.
Ade mengatakan, saat ini pengamanan wilayah bendungan mulai diperketat, hal itu dilakukan menyusul penangkapan teroris di waduk Jatiluhur belum lama ini. Disamping itu, pihak PLTA Cirata juga memberlakukan pelarangan para pengendara untuk parkir di wilayah bendungan. Hal itu dilakukan selain mengganggu ketertiban lalu lintas juga mengantisipasi masuknya teroris. (gan)
Berbagi Artikel :

2 komentar:

  1. betul banget anak saya juga pernah jadi korban

    BalasHapus
  2. Setiap berhenti dibahu jalan pasti ada orang datang menyodorkan karcis warna merah muda, katanya wajib bayar 5 ribu setiap berhenti

    BalasHapus

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template