Rutilahu Rawan Penyelewengan - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Rutilahu Rawan Penyelewengan

Rutilahu Rawan Penyelewengan

Written By Mang Raka on Rabu, 25 Januari 2017 | 14.30.00

-Rumah Masdukih Dibongkar, Material Belum Ada

KOTABARU, RAKA - Lepas dari persoalan yang menggelayuti cucunya, kini Masdukih (71) menatap cerah gubuk reotnya berganti rumah permanen. Itu setelah sejumlah anggota DPRD bersama Wakil Bupati Karawang Ahmad Zamakhsyari mendatangi rumahnya, saat membawa cucunya, Erik (8), bocah hiperaktif yang diborgol orangtuanya ke Yayasan Darul Iman Athoria Purwasari, Sabtu (21/1).
Gayung pun bersambut, anggota dewan yang digawangi Wakil Ketua DPRD Sri Rahayu Agustina, menegaskan jika kediaman Masdukin menjadi prioritas utama program rumah tidak layak huni (rutilahu). Mereka menyampaikan jika hari Senin (23/1) rumah ukuran 5x8 meter itu harus dibongkar. Namun, hati sang tuan rumah saat ini justru gundah. Karena bahan bangunan untuk memperbaiki rumah justru tidak terlihat satupun. "Saya beserta masyarakat membongkar rumah atas perintah dewan. Namun sampai saat ini alat-alat akan perbaikan belum datang satu bendapun," ucap warga Dusun Cariu Karajan RT 01 Rw 01, Desa Pangulah Utara, Kecamatan Kotabaru, itu kepada Radar Karawang, Selasa (24/1) kemarin,
Ia melanjutkan, anggota Karang Taruna Pangulah Utara yang diamanatkan untuk membantu membongkar rumahnya, hanya terlihat satu orang. Alhasil, beberapa tetangganya yang bergerak membongkar rumah Masdukih. "Saya sempat kecewa karena yang diamanti tidak bertanggung jawab akan tugasnya," ucapnya.
Tetangga Masdukih, Alim (60) mengatakan, dirinya sempat kecewa terhadap orang-orang yang telah diamanati melakukan pembongkaran, namun mengingkari tugasnya sebagai orang kepercayaan sang dewan. Karena selama dua hari pembongkaran, hanya ada satu anggota Karang Taruna yang membantu. "Saya kecewa karena mereka tidak bertanggung jawab. Akhirnya saya dan tetangga lainnya ikut andil pembongkaran," ucapnya.
Kepala Desa Pangulah Utara, Darwin mengatakan, dirinya telah berkordinasi dengan dewan kalau perbaikan rumah akan dilakukan. Sedangkan pengerjaannya dilakukan oleh anggota Karang Taruna. "Namun pas di hari pembongkaran, anggota Karang Taruna memiliki acara. Jadi hanya ada satu orang yang ikut membantu pembongkaran," ucapnya.
Terkait alat-alat perbaikan, kata Darwin, akan datang setelah pembongkaran selesai. "Kalau sudah dilakukan pembongkaran, saya akan laporkan untuk mendatangkan alat-alat bangunannya. Supaya langsung bisa diperbaiki," ucapnya. (mg2)  
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template