Ramai-ramai Berantas Hama Wereng - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Ramai-ramai Berantas Hama Wereng

Ramai-ramai Berantas Hama Wereng

Written By Mang Raka on Rabu, 04 Januari 2017 | 14.00.00

LEMAHABANG WADAS, RAKA - Meski tanaman padi baru berumur 10-20 hari, para petani di Desa Pulojaya, Kecamatan Lemahabang khawatir diserng hama wereng. Untuk itu, sebanyak 3 kelompok tani serentak menggelar penyemprotan masal di lahan seluas 40 hektar.
Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Muncul Jaya Mahmud mengatakan, meskipun tanpa pembinaan penyuluh pertanian, mereka bergerak membasmi hama wereng yang mulai nampak gejalanya di usia tanam 10-20 hari terakhir.
Pengendalian wereng di sawah seluas 40 hektar di Dusun Sentul tersebut, menggunakan penyemprotan masal dari insektisida. Para petani yang berasal dari kelompok tani Mulya Tani, Apur dan Karyatani, itu mengakui insektisida yang digunakannya tidak langsung mematikan hama, tapi berlangsung sistemik untuk kemudian dipantau lagi perkembangannya.
Berbeda dari hama lainnya seperti penggerek dan tikus, hama wereng ini yang paling banyak mengancam tanaman disemua usia tanam, bahkan jika tanpa pengendalian massif, bukan saja gagal panen, tapi juga terancam gagal tanam. Menurutnya, hal tersebut berlaku di semua varietas padi, baik ciherang, mekongga maupun ketan. Penyebab nbanyaknya wereng tersebut, akibat cuaca lembab, sehingga saat disemprotkan sistemik, minimal bisa dilihat hasilnya 15 hari kedepan.
Lebih jauh Mahmud menambahkan, sebenarnya semua jenis hama itu memang rawan mengancam tanaman, tinggal pengendaliannya saja yang harus maksimal, karena tanpa perawatan yang optimal, bisa-bisa hama yang sering dipengaruhi faktor cuaca ini kecolongan dikendalikan. Oleh sebab itu, sehebat apapun jenis pengendalian dan insektisidanya jika tanpa pengawasan kondisi sawahnya oleh petani, selalu akan kecololongan. "Produk dan merek apapun akan sia-sia untuk pengendalian hama jika tanpa perawatan yang masif," pungkasnya.
Kepala UPTD Pertanian Kecamatan Lemahabang Dedi S mengatakan, hama wereng memang menjadi ancaman saat ini, pihaknya menyalurkan bantuan insektisida ke sejumlah kelompok tani untuk dimanfaatkan. Namun, karena keterbatasan, belum begitu banyak insektisida diberikan kepada kelompok tani. Selain wereng, ancaman hama tikus juga masih berpeluang terjadi, pihak Dinas juga memberikan bantuan alat berupa tiran untuk pengendaliannya. Diharapkan, petani bisa menggunakan obat-obat maupun insenktisida bisa tanggap terhadap perkembangan tanaman, sehingga setiap siklusnya bisa terlihat dan terpantau. "Kita bantu tiran untuk kendalikan tikus dan insektisida untuk berentas wereng," ungkapnya. (rud)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template