Peralatan Nelayan Blanakan Disita - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Peralatan Nelayan Blanakan Disita

Peralatan Nelayan Blanakan Disita

Written By Mang Raka on Selasa, 03 Januari 2017 | 13.30.00

-Pakai Jaring Terlarang di Perairan Cilamaya

CILAMAYA KULON, RAKA - Sejumlah peralatan milik nelayan asal Brebes, Jawa Tengah, disita aparat yang menggelar operasi illegal fishing di perairan Cilamaya, menjelang akhir pekan kemarin.
Mereka kedapatan menggunakan alat tangkap ikan yang dilarang oleh pemerintah di perairan perbatasan Karawang dengan Subang. Razia itu merupakan kerja sama antara Polairud, Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Jawa Barat, serta Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) Mina Jaladri Pasirputih.
Pada operasi di laut Karawang itu, berhasil diamankan sejumlah barang bukti diantaranya jaring payang waring alias bolga, serta 2 kapal jaring arad asal Blanakan, Kabupaten Subang.
Ketua Pokmaswas Mina Jaladri Pasirputih Heri Suhaeri mengatakan, sejak 26 Desember lalu, pihaknya bersama aparat kepolisian serta PPNS dari DKP Provinsi Jawa barat melakukan operasi bersama.
Hasilnya, tiga kapal pengguna waring alias bolga dan 2 kapal jaring arad dari pesisir Kecamatan Belanakan, Kabupaten Subang, berhasil diamankan akibat menggunakan alat tangkap yang dilarang penggunaannya karena bisa merusak biota laut.
Kebetulan kata Heri, saat diciduk, hasil tangkapannya cukup banyak. Namun menurutnya, penggunaan alat jenis tersebut mengancam ekosistem laut. "Nelayan-nelayan dengan alat tangkap terlarang itu akan mengancam ekosistem," ujarnya.
Suhaeri menambahkan, perahu-perahu yang datang dari Blanakan tersebut sebenarnya merupakan pendatang dari Brebes. Namun mereka beroperasi di Karawang, dengan masuk melalui jalur muara Ciasem, Kabupaten Subang.
Jika terus dibiarkan, tandas Heri, akan mengganggu nelayan kecil antara Praubosok dan Muara Cilamaya, Kecamatan Cilamaya Wetan. Karenya, sejumlah barang bukti diamankan petugas yang melakukan operasi. Di antaranya 3 unit jaring dan 2 unit arad. "Ini mengancam ekosistem dan nelayan kecil Cilamaya Wetan nantinya, kalau dibiarkan," pungkasnya. (rud)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template