Pemda Siapkan Anggaran DTA - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Pemda Siapkan Anggaran DTA

Pemda Siapkan Anggaran DTA

Written By Mang Raka on Senin, 30 Januari 2017 | 18.56.00

KARAWANG, RAKA -  Meski belum ada finalisasi terkait keberlangsungan Madrasah Diniyah Takmiliyah (DTA) di Kabupaten Karawang. Tetapi pemerintah daerah mengklaim tetap mengalokasikan anggaran untuk DTA tahun 2017. Hal itu disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Karawang, Teddy Ruspendi Sutisna, kepada Radar Karawang belum lama ini. "Ada anggarannya, tetap dialokasikan. Memang sejauh ini belum ada pembahasan soal full day school di tingkatan SD. Untuk besaran anggarannya berapa, saya harus cek lagi," ujar Teddy.
Dia menyampaikan, regulasi yang ditetapkan oleh Pemerintah Kabupaten Karawang, yaitu Peraturan Daerah (Perda) Nomor 7 Tahun 2011 tentang Wajib Lulus Sekolah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (DTA) bagi Sekolah Dasar (SD) yang melanjutkan ke jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP). Memiliki tujuan untuk mendidik anak dari sejak dini. Sehingga lebih mengenal dan bisa mengaplikasikan pengetahuan-pengetahuan keagamaan. "Memang regulasi itu dalam rangka mendidik anak dari awal. Setidaknya ada rem. Bahkan harusnya bukan hanya yang beragama Islam yah. Tapi semua agama (aturannya dibuat)," ujarnya.
Dia juga menyampaikan, dengan adanya full day school memang terlihat cukup memberikan beban bagi anak-anak. Terutama jika full day school berlaku di tingkatan sekolah dasar. Karena dengan adanya regulasi wajib DTA, peserta didik harus melanjutkan sekolah ke DTA. "Memang ini juga menjadi beban bagi anak-anak. Tapi nanti kita lihat saja," ujarnya.
Sementara Wakil Ketua Komisi D DPRD Karawang, Endang Sodikin menyampaikan, pemerintah daerah dalam hal ini Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) bersama Kementerian Agama (Kemenag) Karawang, harus melakukan koordinasi. Hal itu penting dilakukan karena sebelum hadirnya kebijakan menteri pendidikan terkait full day school. Pasalnya, Karawang sudah terlebih dahulu menetapkan perda Wajib DTA untuk siswa yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD). "Harus koordinasi antara Disdik dan Kemenag. Agar ada solusi persoalan ini (full day school yang akan diberlakukan atau tidak di SD)," pungkasnya. (zie)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template